TRIBUN WIKI

Niat Shalat Idul Adha Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Bacaan niat shalat Idul Adha adalah Ushalli sunnatan li ‘idil adha rak‘ataini ma’muman lillahi ta‘ala. Shalat dilaksanakan dua rakaat pada pagi hari.

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
ChatGPT/Tribun-medan.com
SHALAT SUNNAH- Ilustrasi ini dibuat menggunakan aplikasi kecerdasan buatan atau AI, Jumat (6/6/2025). Ilustrasi menggambarkan sejumlah kaum lelaki muslim tengah melaksanakan shalat sunnah di masjid sebelum melaksanakan shalat Idul Adha. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Untuk mengingatkan kembali pembaca tentang pelaksanaan shalat Idul Adha, maka kami akan suguhkan niat shalat Idul Adha dalam bahasa Arab dan juga beserta artinya.

Kami juga akan memberikan tata cara pelaksanaan shalat Idul Adha yang mudah dipahami.

Tapi sebelum itu, Anda harus tahu bahwa ada beberapa sunnah sebelum melaksanakan shalat Idul Adha.

Baca juga: Sunnah Tidak Makan dan Minum Sebelum Shalat Idul Adha Dimulai Pukul Berapa? Simak Penjelasannya

Sunnah-sunnah itu diantaranya tidak makan dan minum sebelum shalat Idul Adha, hingga selesai shalat.

Kemudian, Anda juga disarankan mandi, dan menggunakan pakaian yang bersih.

Saat memasuki masjid, Anda juga disarankan mengerjakan shalat sunnah tahiyatul masjid.

Berikut ini adalah tata cara dan niat shalat Idul Adha.

Baca juga: Ucapan Gema Takbiran Idul Adha yang Lebih Panjang dari Idul Fitri

Tata Cara Shalat Idul Adha Lengkap

1. Niat Shalat Idul Adha

Niat dilakukan di dalam hati, menyesuaikan posisi sebagai imam atau makmum. Bacaan niat (untuk makmum misalnya):

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَـــالَى

Ushalli sunnatan li ‘idil adha rak‘ataini ma’muman lillahi ta‘ala

Artinya: "Aku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala".

Baca juga: Cara Memasak Ketupat Antigagal untuk Sajian Idul Adha

2. Takbiratul Ihram

Mengucapkan "Allahu Akbar" sambil mengangkat tangan seperti shalat biasa.

3. Membaca Doa Iftitah

Setelah takbiratul ihram, membaca doa iftitah.

4. Takbir Tambahan di Rakaat Pertama

Melakukan takbir sebanyak 7 kali (selain takbiratul ihram).

Di antara takbir, dianjurkan membaca dzikir:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar

Artinya: "Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Mahabesar".

Baca juga: Apakah Boleh Minum Sebelum Shalat Idul Adha? Begini Penjelasannya

5. Membaca Al-Fatihah

Setelah takbir, membaca surat Al-Fatihah.

6. Membaca Surat Pendek

Disunnahkan membaca surat Al-A’la (QS. Al-A’la: 1-19) pada rakaat pertama.

7. Rukuk, I’tidal, Sujud, dan Duduk di Antara Dua Sujud

Melanjutkan gerakan shalat seperti biasa hingga berdiri untuk rakaat kedua.

Baca juga: Apa Saja Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha, Benarkah Harus Makan Dulu?

8. Takbir Tambahan di Rakaat Kedua

Setelah berdiri, melakukan takbir sebanyak 5 kali (selain takbir berdiri).

Di antara takbir, membaca dzikir seperti pada rakaat pertama.

9. Membaca Al-Fatihah

Membaca surat Al-Fatihah.

10. Membaca Surat Pendek

Disunnahkan membaca surat Al-Ghasyiyah (QS. Al-Ghasyiyah: 1-26) pada rakaat kedua.

11. Rukuk, I’tidal, Sujud, Duduk di Antara Dua Sujud, dan Salam

Melanjutkan gerakan shalat seperti biasa hingga salam.

12. Khutbah Idul Adha

Setelah shalat, disunnahkan mendengarkan khutbah Idul Adha yang disampaikan oleh khatib.(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved