Berita Internasional

Pasutri Putuskan Bercerai setelah Berbulan Madu selama 60 Hari ke Luar Negeri

Kisah mengejutkan datang dari sepasang pengantin baru yang memutuskan untuk bercerai segera setelah kembali dari perjalanan bulan madu.

SANOOK.COM
PASUTRI BERCERAI: Ilustrasi pengantin. Sepasang pengantin baru memilih untuk bercerai setelah pulang honeymoon dari Eropa, Sabtu (7/6/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com - Kisah mengejutkan datang dari sepasang pengantin baru yang memutuskan untuk bercerai segera setelah kembali dari perjalanan bulan madu selama 60 hari di Eropa.

Keputusan tersebut menjadi bahan pembicaraan hangat di kalangan warganet setelah seorang pengguna media sosial mengungkap kisah ini di platform Threads.

Dikutip dari Sanook.com Sabtu (7/6/2025), dalam unggahannya, pengguna tersebut menceritakan bahwa rekannya, seorang perempuan yang baru saja menikah dan berangkat bulan madu bersama suami ke Eropa selama dua bulan penuh.

Namun yang mengejutkan pasangan itu langsung bercerai begitu tiba kembali di Taiwan. Sang istri pun mengungkap alasan di balik keputusannya.

Menurut pengakuan perempuan tersebut, dirinya merasa tidak perlu melanjutkan hubungan rumah tangga karena dalam perjalanan panjang itu, ia menyadari bahwa suaminya bahkan tidak mampu menangani hal-hal kecil yang berkaitan dengan perjalanan.

“Kalau hal sederhana seperti mengatur rencana perjalanan saja tidak bisa dijalani dengan baik, rasanya tidak perlu lagi membuang waktu untuk berjalan bersama dalam hidup,” ujar sang istri kepada rekan kerjanya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa seluruh rencana perjalanan disusun sendiri oleh sang istri.

Namun, selama berada di Eropa, keduanya kerap menghadapi situasi tak terduga yang memicu ketegangan.

Dalam kondisi tersebut, perbedaan nilai, gaya berpikir, dan cara menghadapi masalah di antara keduanya semakin terlihat jelas.

Warganet pun ramai memberikan tanggapan. Banyak yang justru mendukung keputusan sang istri untuk mengakhiri pernikahan sejak dini.

“Mengakhiri sebelum terluka lebih dalam itu keputusan yang bijak,” tulis salah satu komentar.

“Kalau perjalanan berdua saja sudah tak bisa diatur, bagaimana nanti menghadapi kehidupan nyata yang jauh lebih kompleks?” sambung warganet lainnya.

Beberapa komentar lain menyoroti bahwa perjalanan ke luar negeri dalam waktu lama memang bisa menjadi ujian hubungan yang sesungguhnya.

“Pergi ke luar negeri dalam waktu panjang bisa memperlihatkan sifat asli seseorang, terutama saat lelah atau berada dalam situasi sulit. Itu waktu yang tepat untuk melihat apakah seseorang bisa dijadikan pasangan hidup seumur hidup atau tidak,” tulis salah satu netizen.

Meski begitu, ada juga warganet yang menyampaikan pandangan berbeda. Beberapa menilai bahwa pertengkaran dalam perjalanan panjang merupakan hal yang wajar.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved