Berita Viral

Terlambat 10 Menit, Mahasiswi Ini Selamat dari Kecelakaan Maut Air India yang Tewaskan Ratusan Jiwa

Sebuah kisah menggugah hati muncul dari tragedi jatuhnya pesawat Air India tujuan London Gatwick, Inggris, yang merenggut nyawa lebih dari 200 orang.

|
Dokumen Bhoomi Chauhan
SELAMAT - Bhoomi Chauhan, calon penumpang Air India 171, selamat dari kecelakaan setelah telat naik pesawat 10 menit karena terjebak macet. Air India jatuh dan meledak di Ahmedabad pada Kamis (12/6/2025), menewaskan 241 orang di pesawat dan 24 korban di darat. 

Pesawat nahas itu memang lepas landas tepat waktu.

Namun, hanya sekitar 30 detik setelah mengudara, pesawat mendadak kehilangan ketinggian dan jatuh menghantam area permukiman.

Seluruh 241 penumpang dan 12 awak pesawat tewas seketika, ditambah delapan korban jiwa di darat.

Firasat Buruk dari Penumpang Sebelumnya: Alarm Bahaya yang Tak Didengar?

Di balik kisah ajaib Bhoomi Chauhan, tragedi Air India ini juga menyimpan sebuah cerita misterius yang tak kalah mencengangkan dan memicu banyak pertanyaan.

Seorang pria bernama Akash Vatsa, yang mengaku sebagai seorang businessman dan juga penggemar penerbangan, mengklaim bahwa ia telah memprediksi insiden mengerikan ini beberapa jam sebelum kejadian nahas tersebut!

Nama Akash Vatsa mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat di platform X (dulunya Twitter) segera setelah kabar kecelakaan tragis Air India AI-171 menyebar.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya adalah penumpang di penerbangan yang sama.

Pesawat itu, yang kemudian jatuh, sebelumnya telah menerbangkannya dari Delhi menuju Ahmedabad, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan fatalnya ke London.

"Saya melihat beberapa hal yang tidak biasa selama penerbangan dan bahkan merekam video untuk di-tweet ke Air India," tulis Akash, membagikan pengalamannya yang mencurigakan dan penuh kejanggalan.

Dalam wawancaranya dengan OneIndia Hindi, Akash mengonfirmasi pengamatannya yang sangat mencemaskan.

Ia menyebut kondisi pesawat secara keseluruhan sangat buruk dan tidak terawat.

Menurut klaimnya, sistem pendingin udara di dalam kabin tidak berfungsi dengan baik, membuat suasana tidak nyaman.

Lebih lanjut, sistem hiburan dalam pesawat, termasuk layar TV dan remote-nya, juga rusak total dan tidak bisa digunakan.

"Ini semua menimbulkan kekhawatiran serius tentang kondisi pesawat sebelum insiden fatal," tegasnya, menyoroti adanya masalah teknis yang signifikan yang seharusnya menjadi perhatian serius maskapai.

Kejanggalan Lain dan Sosok Akash Vatsa

Tidak hanya masalah teknis, Akash juga mengklaim adanya kejanggalan operasional.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved