Berita Viral
SOSOK Dirsamapta Polda Sulteng yang Lempar Pegawai Warkop Pakai Telur Panas Gegara Lupa Pesanan
Inilah sosok Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Richard B Pakpahan yang lempar pegawai warkop pakai telur panas
TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah sosok Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) yang lempar pegawai warkop pakai telur panas.
Dirsamapta Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Richard B Pakpahan diduga menganiaya seorang pegawai Warkop Roemah Balkot.
Setelah diduga melempar telur Kombes Pol Richard B Pakpahan dimutasi menjadi perwira menengah (Pamen) di Polda Sulteng.
Mutasi tersebut tidak berselang lama setelah Richard viral diduga menganiaya seorang pegawai Warkop Roemah Balkot berinisial CV (17), yang terjadi pada Sabtu (14/6/2025).
Baca juga: Sah Pemilu 2029 Tak Serentak, Pemilu Nasional-Daerah Dipisah, Pemilihan DPRD Bareng Pilkada
Sebelumnya, CV mengatakan dipukul dan dilempar telur pesanan oleh oknum perwira polisi tersebut lantaran keliru menyajikan mie kuah.
Menurut CV, pesanan Richard adalah mie kuah dengan dua butir telur dicampur. Namun, penyajian yang diberikan tidak sesuai.
“Saya dilempari telur pesanannya yang setengah matang dan masih panas ke wajah, sampai mengenai mata saya,” ujar CV.
Pihak Warkop Roemah Balkot pun menyatakan telah mem-blacklist Kombes Richard dan melarangnya kembali datang ke tempat usaha tersebut.
Baca juga: SOSOK Petugas KAI yang Minta Balita Ditinggal Karena Tak Punya Tiket, Tingkah Songongnya Dikecam
Kombes Pol Richard B Pakpahan membantah tuduhan penganiayaan tersebut. Ia menyebut tidak ada tindakan kekerasan seperti yang ramai diberitakan.
Ia menjelaskan, insiden itu bermula dari kesalahan penyajian pesanan anaknya yang sedang sakit dan meminta mie instan dengan telur.
“Anak saya pesan Indomie telur. Tapi pelayan hanya mengantar mie tanpa telur. Kami tunggu sekitar 10 menit, tapi telur tidak juga diantar,” ungkap Richard saat dikonfirmasi TribunPalu.com melalui pesan WhatsApp, Selasa (17/6/2025).
Karena kesal, Richard mengaku masuk ke dapur untuk menanyakan pesanan. Namun, ia membantah melakukan kekerasan.
Baca juga: WASIT DITANGKAP Sengaja Atur Skor, Diserbu Sekelompok Polisi di Lapangan dan Langsung Diborgol
“Saya masuk ke dapur hanya untuk minta telur yang kami pesan, bukan untuk memukul. Tidak ada penganiayaan. Kalau pun ada, pasti sudah viral videonya,” ujarnya.
Terkait tudingan melempar telur ke wajah pegawai, Richard memberikan klarifikasi berbeda.
Baca juga: Warga Tewas Diduga Ditembak di Poso, Polda Sulteng Janji Usut: Tidak Ada yang Kami Tutupi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/DIMUTASI-Kolase-foto-Kombes-Pol-Richard-B-Pakpahan-dan-Warkop-Roemah-Balkot.jpg)