Berita Viral

Astagfirullah, Teriakan Ratih Dioperasi saat Bius Belum Bekerja, Kini Lumpuh Cuma Bisa Terbaring

Ia menduga menjadi korban malapraktik hingga lumpuh total setelah menjalani operasi caesar di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid pada September 2024 lalu.

KOMPAS.com/CHMAD NASRUDIN YAHYA
PENGAKUAN MENGEJUTKAN RATIH - Seorang ibu bernama Ratih Raynada (30) diduga menjadi korban malpraktik saat menjalani operasi caesar anak keempat di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, pada September 2024. 

Dokter menyarankan pemasangan pen, yang kemudian dijalaninya.

Namun, alih-alih sembuh, kondisi Ratih justru makin menurun. Pada April 2025, ia dinyatakan lumpuh total.

“Iya April (lumpuh total),” ungkap Ratih. 

Sejak saat itu, berat badan Ratih turun drastis dari 48 kilogram menjadi 37 kilogram. 

Tak hanya kehilangan kemampuan bergerak, Ratih juga harus kehilangan pekerjaannya. Yang lebih menyakitkan, suaminya meninggalkannya di tengah kondisi sulit tersebut. 

Kini, Ratih hanya bisa berbaring dan berharap ada pertanggungjawaban dari rumah sakit atas kondisinya.

“Saya minta keadilan buat saya juga anak-anak saya. Kemarin pihak rumah sakit tanggung jawab cuma buat kesehatan saya. Tapi anak-anak saya tidak dilihat,” ujarnya.

Minta Tolong Dedi Mulyadi

Melihat kondisi Ratih yang kian memprihatinkan, sang ibu, Erna Prilia (62), meminta bantuan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Ia berharap Dedi Mulyadi bisa turun tangan membantu memperjuangkan keadilan untuk anaknya.

“Pak Dedi, saya sebagai orangtua Ratih mohon sekali minta tolong keadilan, untuk anak dan cucu saya. Kita ini orang enggak mampu, tolong minta diperhatikan saja, minta tolong bantuannya,” pinta Erna saat ditemui di kediamannya, dikutip dari Kompas.com.

Erna menegaskan, keluarga tidak meminta bantuan dalam bentuk materi.

Ia hanya berharap keadilan dan kepastian masa depan pendidikan cucu-cucunya.

“Kita pengennya yang wajar saja, minta keadilan, terutama anak-anaknya,” lanjutnya. 

Dua dari empat anak Ratih kini terpaksa berhenti sekolah akibat kondisi sang ibu. Anak pertama, Claudra Mutiara (12), batal melanjutkan ke SMP. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved