Berita Viral

Klarifikasi Sudirman, Kades di Sinjai Naik Motor Trail Terobos Jalan, Ternyata Begini Awalnya

Sudirman mengungkapkan saat itu dirinya justru disuruh warga untuk membawa motor ke atas sebelum pengecoran jalan dilakukan.

TANGKAPAN LAYAR VIDEO VIRAL/DOK PRIBADI SUDIRMAN
KADES SINJAI TEROBOS JALAN- Tangkapan video memperlihatkan Kepala Desa Bonto, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Sudirman menerobos jalan saat warga melaksanakan kerja bakti. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kepala Desa Bonto, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Sudirman angkat bicara terkait viralnya menerobos jalan saat warga melaksanakan kerja bakti. 

Diakui Sudirman, aksi menerobos jalan itu memang direkam dari handphonenya sendiri.

Saat itu, gotong-royong tersebut dipimpin langsung oleh Sudirman.

Namun aksi tersebut justru menuai kritikan tajam dari warganet karena dianggap sombong dan angkuh.

Sudirman mengungkapkan saat itu dirinya justru disuruh warga untuk membawa motor ke atas sebelum pengecoran jalan dilakukan.

“Saya yang pimpin langsung itu kerja bakti. Kebetulan posisi motor saya ada dibawa dan jalan sudah mau di cor, saya disuruh warga untuk membawa motor ke atas sebelum pengecoran jalan dilakukan,” kata Sudirman, dilansir dari Tribuntimur.com.

Sudirman sengaja merekam aksinya itu dengan bertujuan agar jalan rusak di desanya mendapat perhatian serius dari Pemda Sinjai.

“Banyak videonya di HP saya karena setiap pekerjaan jalan saya rekam,” ujarnya.

“Kan ini jalan kabupaten, tapi tidak ada anggarannya karena efisiensi makanya saya ajak warga untuk kerjakan secara swadaya,” sambungnya.

Selain itu, terkait soal dirinya menggunakan sepatu masuk di dalam masjid.

Momen itu, kata Sudirman, terjadi sebelum pelaksanaan sholat Idul Adha 2025 di Masjid Miftahuk Jannah Desa Bonto.

Saat itu masjid tersebut dalam proses renovasi atau diperbaiki.

“Pada saat itu masjid lagi pemasangan tegel. Sebelumnya saya di teras masjid membantu warga mengangkat tegel. Pada saat saya mau pulang ke Kantor Desa, tiba tiba ada yang memanggil untuk melihat posisi pemasangan tegel dinding bagian dalam,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (8/7/2025).

Sudirman pun lantas menyampaikan permintaan maafnya atas kegaduhan yang terjadi.

“Dengan besar hati saya minta maaf atas kejadian ini. Tidak ada maksud apapun mengecilkan dan tidak menghargai warga,” ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved