Berita Medan
Jenazah Pasutri yang Tewas Tragis di Medan Dimakamkan di Kampung Halaman
Jenazah pasangan tersebut dibawa dari Rumah Sakit Bhayangkara II Medan ke Kuta Buluh Berteng untuk proses pemakaman.
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dedi Rispa Tarigan (37) dan istrinya, Sanika Ginting (38), warga yang tinggal di Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor dimakamkan di kampung halaman suami di Kuta Buluh Berteng, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Minggu (13/7/2025).
Meskipun berdomisili di Lingkungan II, Kelurahan Kwala Bekala, pasangan ini tercatat sebagai penduduk dengan alamat KTP di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru.
Kepala Lingkungan II Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Budi Sitepu, mengatakan, Dedi diketahui bekerja di usaha gadai atas nama PT BGs Gadai yang berlokasi di Jalan Jamin Ginting, dekat Simpangkuas.
Sementara Sanika tidak bekerja dan berstatus sebagai ibu rumah tangga.
"Mereka bukan warga resmi kami, hanya tinggal sementara di wilayah ini," jelas Budi .
Jenazah pasangan tersebut dibawa dari Rumah Sakit Bhayangkara II Medan ke Kuta Buluh Berteng untuk proses pemakaman.
"Setelah proses autopsi selesai, jenazah langsung diberangkatkan ke kampung halaman suami," ujar Budi saat ditemui Tribun Medan, Minggu (13/7/2025) sekira pukul 17.00WIB.
Lokasi pemakaman dipastikan berada di area keluarga Dedi, meskipun detail tata letak makam belum dikonfirmasi lebih lanjut.
Diberitakan sebelumnya, Dedi tewas usai melompat dari jembatan layang atau fly over Jamin Ginting, Jumat 11 Juli pukul 07:30 WIB.
Saat warga mau memberitahukan kabar tersebut, malah istrinya yakni Sanika Ginting juga ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya pukul 08:30 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Deli Tua Iptu Junaidi Karosekali mengatakan, awalnya pihaknya mendapat laporan adanya seorang pria bunuh diri di fly over Jamin Ginting.
Kemudian mereka mendatangi lokasi kejadian dan mendapati bahwa korban sudah dibawa ke rumah sakit.
Nahas, di perjalanan korban sudah dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dialami.
"Saksi yang membawa korban menerangkan bahwa korban di perjalanan menuju RS Bina Kasih Sunggal sudah meninggal dunia," kata Iptu Junaidi Karosekali, Sabtu (12/7/2025).
| Krisis Lahan Makam di Marelan jadi Perhatian Wali Kota, Rico Waas Janji Fungsikan TPU 1,8 Hektare |
|
|---|
| Fenomena di Medan, Orang Tua Daftarkan Anak Sekolah hingga 6 Tahun Lebih Awal |
|
|---|
| Tak Pernah Berhenti Belajar, Juli Fathiyah Mengubah Banyak Kemampuan Menjadi Peluang |
|
|---|
| Curi Bahan Bangunan, Pria Paruh Baya Mendekam di Sel Polsek Medan Area |
|
|---|
| Cerita Kurir Paket di Medan, Dibegal saat Cari Makan Malam, Trauma Lihat Pelaku Bersimbah Darah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Warga-melihat-kondisi-SG-istri-dari-DRT-pria-yang-bunuh-diri-di-fly-over-Jamin-Ginting.jpg)