TRIBUN WIKI

Manfaat Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah, Ini Penjelasan Psikolog

dr Kylie Pruett, psikolog anak dan profesor dari Universitas Yale mengatakan, anak yang selalu diantarkan ayahnya ke sekolah cenderung lebih tangguh

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Tribun Medan/ChatGPT
MENGANTAR SEKOLAH- Ilustrasi sejumlah ayah mengantar anaknya ke sekolah. Ilustrasi ini dibuat menggunakan aplikasi kecerdasan buatan atau AI, Senin (14/7/2025). 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., mengajak masyarakat untuk menggalakkan kegiatan gerakan ayah mengantar anak sekolah.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun komunikasi antara ayah dan anaknya.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan agar orang tua mengenali bagaimana lingkungan sekolah sang anak.

Baca juga: Apa Itu Komcad, Fungsi dan Tugasnya, Bisakah Ikut Berperang?

Dari imbauan yang disampaikan Wihaji, gerakan ayah mengantar anak sekolah ini mulai berjalan Senin, 14 Juli 2025.

“Melalui kehadiran ayah pada momen penting tersebut akan tercipta kedekatan emosional yang berpengaruh positif terhadap rasa percaya diri, kenyamanan, dan kesiapan anak dalam menjalani proses belajar,” ucap Menteri Wihaji dalam Surat Edaran No. 7 Tahun 2025 yang diedarkan Jumat (11/7/2025) kemarin.

Lalu, apa sih manfaat gerakan ayah mengantar anak sekolah ini menurut psikolog?

Manfaat Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah

dr Kylie Pruett, psikolog anak dan profesor dari Universitas Yale pernah memaparkan, bahwa kegiatan mengantar anak ke sekolah ini sangat penting.

Dikutip dari Kompas.com, Kylie mengatakan, orang tua yang mengantarkan langsung anaknya ke sekolah dapat memastikan keselamatan sang anak.

Orang tua dapat mengetahui secara langsung seperti apa perjalanan sang anak dari rumah ke sekolah.

Baca juga: Mengenal Bank Syariah Matahari Muhammadiyah yang Mulai Beroperasi dan Punya Izin OJK

Orang tua dapat mengetahui bagaimana situasi yang dihadapi oleh anak setiap harinya.

Kemudian, Kylie mengatakan, orang tua yang mengantarkan langsung anaknya ke sekolah dapat mengenali potensi anak dengan cara berkomunikasi pada guru di sekolah.

Selain itu, sebagai kepala keluarga, Anda bisa menjalin kedekatan dengan anak dengan menjadi bagian dari hari-harinya.

Menurut Kylie, anak yang dekat dengan ayahnya cenderung lebih tangguh dan memiliki keterampilan pemecahan masalah yang lebih luas.

Sementara ayah yang berperan aktif dalam kegiatan anak-anak mereka menjalani kehidupan yang lebih memuaskan baik secara emosional maupun sosial.

Kemudian, manfaat lain gerakan ayah mengantar anak sekolah juga dapat menanamkan nilai pada diri anak, bahwa ia adalah seseorang yang berharga karena ia tahu ayahnya menyayanginya.

Baca juga: Apa Itu Badai Tropis Danas yang Kabarnya akan Melanda Kawasan Taiwan

Anak yang memiliki rasa percaya diri yang baik akan lebih bisa menghargai dan mencintai dirinya sendiri.

Karakter positif ini bisa membuat anak dapat bersosialisasi lebih baik dengan orang-orang yang ada di sekitarnya.

Tidak hanya itu, rasa percaya diri yang kuat akan membuat anak dapat lebih sigap dan selalu yakin bisa menyelesaikan tugas atau tantangan baru dengan baik.

Dikutip dari Alodokter, anak yang mendapat cukup perhatian dari sang ayah cenderung memiliki kondisi emosional yang stabil, merasa aman, dan berani mengeksplorasi lingkungan sekitar.

Bahkan, sebuah penelitian membuktikan bahwa keterlibatan ayah dalam mendidik anak laki-laki dapat menjauhkannya dari perilaku negatif.

Anak laki-laki akan menjadikan ayahnya sebagai panutan dalam membentuk identitas karakter sebagai laki-laki.(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved