Breaking News

TRIBUN WIKI

Apa Itu Badai Tropis Danas yang Kabarnya akan Melanda Kawasan Taiwan

Badai Tropis Danas adalah salah satu siklon tropis atau badai tropis yang terbentuk di wilayah perairan tropis, khususnya di Samudera Pasifik Barat.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest/???????????????? ????????????????????
BADAI- Ilustrasi badai tropis yang terjadi di kawasan pantai menyebabkan pohon nyaris tumbang. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Sejumlah media di Taiwan melaporkan terjadinya badai tropis Danas di beberapa kabupaten yang ada di wilayah tersebut.

Menurut Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA), yang dilansir dari indonesia.focustaiwan.tw, badai tropis danas ini berpotensi melanda kota Chiayi, Tainan, dan Kaohsiung serta kabupaten Chiayi, Pingtung, dan Penghu.

CWA juga melaporkan, bahwa badai tropis Danas berpotensi berdampak ke wilayah laut di Pulau Pratas, Selat Bashi, dan Selat Taiwan.

Baca juga: Apa Itu BRICS? Bagaimana Indonesia Bisa Bergabung di Dalamnya dan Apa Manfaatnya Bagi NKRI

Ilustrasi badai
Ilustrasi badai (Tribun Cirebon)

Baca juga: Apa Itu Gula Rafinasi yang Dimakan Tom Lembong di Persidangan, Simak Penjelasannya

Pada pukul 8.30 malam, Sabtu (5/7/2025) setempat, pusat badai dilaporkan berada di 330 kilometer barat daya Tanjung Eluanbi, titik paling selatan Taiwan, dan bergerak 10 hingga 20 kilometer per jam (km/jam) ke arah timur laut, menurut data CWA.

Badai ini membawa angin kencang berkelanjutan maksimum di dekat pusatnya sebesar 83 km/jam, dengan embusan mencapai 108 km/jam, berdasarkan laporan CWA.

Lantas, apa sih badai tropis Danas ini?

Penjelasan Soal Badai Tropis Danas

Badai Tropis Danas adalah salah satu siklon tropis atau badai tropis yang terbentuk di wilayah perairan tropis, khususnya di Samudera Pasifik Barat.

Dikutip dari berbagai sumber seperti Bobo dan beberapa sumber lainnya, badai ini merupakan sistem cuaca dengan angin kencang yang berputar mengelilingi pusat tekanan rendah dan diiringi hujan deras serta awan tebal.

Baca juga: Mengenal Festival Tabuik Pariaman yang Ternyata Mengingatkan Kita pada Tragedi Karbala

Badai ini terjadi di atas laut yang memiliki suhu permukaan minimal 26,5–27°C, yang menyebabkan penguapan air laut secara intensif.

Uap air ini kemudian naik dan membentuk awan tebal (Cumulonimbus) yang terus berkembang.

Kadar kelembapan yang tinggi di atmosfer bagian bawah dan menengah sangat penting untuk mempertahankan energi badai.

Efek rotasi bumi juga menjadi penyebab angin berputar membentuk pusaran siklonik di sekitar pusat tekanan rendah.

Tangkapan layar citra mata badai siklon tropis Olga. (X/@zakiberkata)
Tangkapan layar citra mata badai siklon tropis Olga. (X/@zakiberkata) (X/@zakiberkata)

Baca juga: Mengenal Pistol Beretta Seperti Milik Kadis PUPR Topan Ginting, Harganya Bisa Puluhan Juta

Badai Tropis Danas dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, antara lain:

  • : Kecepatan angin yang tinggi dapat merusak bangunan, pohon, dan infrastruktur lainnya.

  • : Hujan lebat yang berlangsung lama dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor, terutama di daerah pegunungan atau wilayah dengan drainase buruk.

  • Gelombang Tinggi dan Banjir Pesisir: Badai ini dapat memicu gelombang laut yang tinggi dan kenaikan muka air laut (storm surge), yang berpotensi menenggelamkan wilayah pesisir dan merusak ekosistem pantai.

  • Gangguan Transportasi dan Aktivitas Ekonomi: Cuaca ekstrem akibat badai mengganggu transportasi laut dan udara serta aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

  • : Selain kerusakan fisik, badai tropis juga dapat menyebabkan kerusakan ekosistem, seperti hutan, lahan pertanian, dan habitat satwa.

(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved