Hari Nasional Prancis Diisi Pertunjukan Budaya, Pererat Hubungan Bilateral
perayaan tahun ini memiliki makna khusus seiring dengan menguatnya hubungan diplomasi kedua negara.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Suasana perayaan Hari Nasional Prancis, atau yang dikenal dengan La Fête Nationale (Bastille Day), terasa hangat di Kota Medan, Senin (14/7/2025).
Alliance Française (AF) Medan mengadakan serangkaian acara untuk memperingati hari bersejarah ini, yang tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga penegasan hubungan bilateral yang semakin erat antara Indonesia dan Prancis.
Perwakilan Komunitas Prancis dari Kedutaan, Mr Olivier Tichit menyampaikan, perayaan tahun ini memiliki makna khusus seiring dengan menguatnya hubungan diplomasi kedua negara.
“Salah satu puncaknya adalah kehadiran Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai tamu kehormatan dalam parade militer megah di Paris,” ujarnya, dalam perayaan di Medan, Senin (14/7/2025) malam.
Baca juga: Reaktivitas Seni Pertunjukan dan Edukasi Budaya Batak di Sopo Balerong Balige
Kehadiran Indonesia menjadi salah satu bentuk penghormatan dalam hubungan persahabatan antara kedua negara serta dalam rangkaian memperingati 75 tahun perjalanan panjang hubungan persahabatan Indonesia-Prancis sejak 1950.
Parade tersebut, sesuai tradisi, diadakan di jalan paling ikonik di Prancis, Avenue des Champs-Élysées, yang menjadi simbol kebanggaan nasional Prancis.
Kehadiran pemimpin Indonesia dalam perayaan utama di Paris menjadi cerminan nyata dari kemitraan strategis yang solid.
Di Medan, semangat perayaan itu diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Alliance Française Medan.
Mr Olivier Tichit juga menjelaskan makna sejarah di balik 14 Juli sebagai tonggak revolusi Prancis yang menjunjung tinggi nilai-nilai liberté, égalité, fraternité (kebebasan, kesetaraan, persaudaraan).
“Medan menjadi pilihan untuk memeriahkan 14 Juli karena dengan Medan Prancis sudah menjalin kerja sama yang sangat lama. Kerja sama ini dapat dilihat dari hadirnya Aliansi France yang sudah berdiri sejak tahun 1980,” ungkapnya.
Acara ini terbagi dua menjadi sesi utama, kegiatan budaya terbuka untuk umum dan konferensi pers.
Pada malam hari, AF Medan mengadakan konferensi pers di Ruang Komunitas, Gedung Perkantoran Uniplaza. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Presiden Alliance Française Medan, Mme Pogy Kurniawan, dan Perwakilan Komunitas Prancis dari Kedutaan, Mr Olivier Tichit.
Dalam berbagai hal, Nyonya Pogy Kurniawan menyoroti pentingnya pertukaran budaya dalam memperkuat hubungan antar masyarakat.
“Perayaan ini adalah cara kami untuk berbagi kegembiraan dan nilai-nilai budaya Prancis dengan sahabat-sahabat kami di Medan,” ujar Pogy.
Pogy berharap dari perayaan ini lebih banyak orang mengenal Prancis dan bisa menjalin kerja sama lebih baik lagi antara Prancis dan Indonesia khususnya di Medan.
| USAI Dapat SP3, Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Soal Ijazah Jokowi: Jangan Bawa Cheers Leader! |
|
|---|
| Viral Pelajar Menyeberang Pipa Berbahaya ke Sekolah, Wali Kota: Saya Dulu Juga Lewat Situ |
|
|---|
| Kuartal I Tahun 2026, Disnaker Siantar Rekomendasi Paspor Pekerja Migran Sebanyak 40 Orang |
|
|---|
| Ekonom Sumut: PLTA Batang Toru Miliki Fungsi Strategis Bagi Kebutuhan Ekonomi |
|
|---|
| Selain Kopdes, Pemerintah Buka Lowongan Pegawai Kampung Nelayan Merah Putih, Total Kuota 35 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Prancis-Selebrasi.jpg)