Berita Viral

FANTASTIS Gaji Satria Kumbara di Militer Rusia, Tapi Ingin Pulang ke Indonesia

Fantastis gaji Satria Kumbara di Militer Rusia, tapi ia ingin pulang ke Indonesia dan ingin kewarganegaraannya dikembalikan

Kolase Istimewa
PECATAN MARINIR: Satria Arta Kumbara, pecatan marinir TNI AL memohon kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Menteri Luar Negeri, Sugiono, agar dirinya bisa diizinkan pulang ke Indonesia, Senin, 21 Juli 2025. Satria diketahui menjadi tentara bayaran Rusia di Ukraina. (Kolase Istimewa) 

TRIBUN-MEDAN.COM – Fantastis gaji Satria Kumbara di Militer Rusia, tapi ia ingin pulang ke Indonesia dan ingin kewarganegaraannya dikembalikan.

Adapun mantan prajurit marinir TNI AL, Satria Kumbara ingin pulang ke Indonesia. 

Hal itu dia sampaikan melalui akun media sosialnya, Senin (21/7/2025)

Satria menyebut dirinya tak pernah berniat untuk mengkhianati negara Indonesia.

"Mohon izin bapak, saya tidak pernah mengkhianati negara sama sekali. Karena saya niatkan untuk datang ke sini hanya untuk mencari nafkah," kata Satria dikutip Senin (21/7/2025).

Kata Satria, dicabutnya kewarganegaraan tidak sebanding hasil yang didapatkannya.

"Dengan adanya hal tersebut dicabutnya kewarganegaraan  saya itu tidak sebanding dengan yang saya dapatkan , mohon izin bapak dikembalikan hak kewarganegaraan saya untuk kembali ke Indonesia," katanya.

Baca juga: PILU Siswi Kelas 2 SD di Lampung Tewas Dirudapaksa, Kondisi Jasadnya Mengenaskan, Pelaku Buron


Satria pun memohon kebesaran hati Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka dan Sugiono untuk mengakhiri kontrak kerjanya di Kementerian Pertahanan Rusia.

"Mohon izin untuk saat ini yang bisa mengakhiri kontrak saya tersebut hanya Bapak Prabowo di Kementerian Pertahanan Rusia kepada Vladimir Putin dan bantuan dari Allah SWT," kata Satria sambil menghela napas panjang.


Satria meminta bantuan kepada warganet agar video dirinya disampaikan kepada admin Partai Gerindra. 

Secara jujur, lanjut Satria dirinya tidak ingin kehilangan kewarganegaraan.

Menurutnya Kewarganegaran RI adalah segala-galanya dan tidak akan pernah ternilai harganya.

"Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya apabila atas ketidaktahuan saya tersebut saya melanggar UU kewarganegaraan dan dibatunya kewarganegaran saya dan sekali lagi saya memohon kebesaraan bapak prabowo mengakhiri kontrak tersebut dan dipulangkan ke Indonesia," katanya.    

Selama menjadi prajurit bayaran militer Rusia, Satria mendapatkan bayaran luar biasa. 

Bahkan, beberapa kali lipat dari operasi militer di Indonesia. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved