Ajak Anak Muda Jadi Petani, Aron Karo dan Pemkab Jalin Kerja Sama soal Ekspor

Seperti diketahui, Kabupaten Karo memiliki potensi alam yang cukup untuk dikembangkan lagi sektor pertaniannya.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
JALIN KERJA SAMA - Pembina Aron Karo Susi Susanti br Ginting bersama Bupati Karo Antonius Ginting, menandatangani kontrak kerja sama terkait pengembangan ekspor hasil pertanian Karo, di venue Festival Bunga Buah, di Taman Mejuah-Juah Berastagi, Jumat (1/8/2025) sore. Melalui kerja sama ini, diharapkan hasil pertanian dari Kabupaten Karo bisa menembus pasar hingga lebih luas lagi. (TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL) 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Kemeriahan Festival Bunga Buah Karo 2025, disambut sukacita oleh semua masyarakat Kabupaten Karo khusunya. Amatan Tribun Medan, dalam menyemarakkan event tahunan ini, puluhan stand yang ada tak hanya diisi oleh jajaran OPD Pemkab Karo.

Sejumlah stakeholder di Kabupaten Karo juga tampak berperan aktif untuk memperkenalkan produk dan hal-hal yang ada di masing-masing bagiannya. Salah satunya Aron Karo, yang merupakan salah satu perkumpulan dan wadah anak muda Karo mengembangkan potensi dirinya.

Salah satu yang menjadi fokus Aron Karo, ialah perihal pengembangan usaha bagi pemuda Karo yang mana diajak untuk berani menjadi pembuka lapangan pekerjaan, salah satunya menjadi petani. Seperti diketahui, Kabupaten Karo memiliki potensi alam yang cukup untuk dikembangkan lagi sektor pertaniannya.

"Ya kami dari Aron Karo baru tahun ini berperan langsung di Festival Bunga Buah. Di sini kami mengajak kepada anak-anak muda untuk berani menjadi penguasa, jangan takut jadi petani karena potensi kita tinggi," ujar Pembina Aron Karo Susi Susanti br Ginting, Jumat (1/8/2025) sore.

Baca juga: Wamen Kebudayaan Giring Ajak Joget Warga Berastagi di Festival Bunga dan Buah Karo

Tak hanya membuka stand dan memperkenalkan sejumlah kegiatan di kelompok ini, Susi mengatakan, pihaknya juga berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo dalam hal dunia ekspor.

Dalam kegiatan business matching season di area venue event Festival Bunga Buah, Aron Karo turut melibatkan beberapa narasumber yang diajak untuk memberikan pemahaman perihal ekspor bagi petani dan pelaku UMKM di Kabupaten Karo.

"Harapan kita melalui business matching ini, bisa membawa produk-produk asli dari Kabupaten Karo khusunya pertanian bisa mendunia. Jadi kita mulai mengajak anak muda supaya mengembangkan pertanian kita dengan teknologi terbaru, supaya bisa bersaing di dunia internasional," katanya.

Wanita yang juga sudah cukup lama berkecimpung di aktivitas ekspor ini mengatakan, sejauh ini siklus ekspor hasil pertanian di Kabupaten Karo terbilang masih belum terlalu besar. Hingga saat ini, komoditi yang sudah eksis masih seputar kubis, kentang, dan juga ubi.

Salah satu yang menjadi kendala perihal ekspor dari Kabupaten Karo ke sejumlah negara, ialah perihal ketersediaan bahan yang masih cenderung minim. Tak hanya dari seputar kualitas dan kuantitas, hal lain yang menjadi kendala juga tidak pastinya ketersediaan barang untuk diekspor ke luar negeri.

"Ini yang menjadi kendala kita di Karo, tidak bisa kita pungkiri begitu ada satu komoditi yang harganya mahal kita semua nanam itu saja. Jadi belum ada sinergi petani kita yang menanam hanya komoditi khusus, supaya bisa memenuhi kuota internasional," ucapnya.

Menanggapi kendala ini, pada saat sosialisasi tadi pihaknya yang juga berkolaborasi dengan beberapa pihak eksportir menjalani kerja sama dengan Pemkab Karo. Di mana, melalui kerja sama ini diharapkan ke depan pemenuhan komoditi untuk keperluan ekspor bisa berlangsung secara kontinue.

"Ya kita harap ada keseriusan dari Pemkab, supaya ke depan kita bisa memastikan hasil pertanian dari Karo ini bisa menembus pasar internasional," katanya.

Tonjolkan Teknologi Baru 

Bupati Karo Antonius Ginting mengungkapkan Pemkab Karo sangat menyambut adanya sosialisasi tentang pembukaan peluang ekspor hasil pertanian dari Kabupaten Karo.

Melalui sosialisasi tersebut, dirinya berharap akan menumbuhkan pemuda-pemuda Karo yang mulai melek dengan dunia pertanian berkelanjutan hingga bisa menembus pasar internasional.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved