Berita Viral
KEPALA Puskesmas Nosu Dicopot setelah Kematian Lina Limbong
Lina Limbong, seorang wanita berusia 47 tahun, menghembuskan napas terakhirnya di Puskesmas Nosu tanpa sempat mendapatkan pertolongan medis.
TRIBUN-MEDAN.COM - Tragedi memilukan baru terjadi di sebuah desa terpencil di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, yang mengungkapkan potret buram pelayanan kesehatan.
Lina Limbong, seorang wanita berusia 47 tahun, menghembuskan napas terakhirnya di Puskesmas Nosu tanpa sempat mendapatkan pertolongan medis.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam, 1 Agustus 2025, dan menjadi sorotan publik setelah video amatir berdurasi lima menit tiga puluh delapan detik viral di media sosial.
Kronologi Kejadian
Keluarga Lina Limbong tiba di Puskesmas Nosu sekitar pukul 16.00 WITA.
Namun, alih-alih mendapatkan pelayanan medis, mereka mendapati puskesmas dalam kondisi kosong.
Dalam kepanikan, Dominggus Alrombelinggi, anggota keluarga Lina, bahkan harus menarik tandu sendiri dari ruang UGD untuk membawa Lina yang kondisinya semakin memburuk.
“Kami tunggu sampai 20 menit, tidak ada satu pun petugas yang datang. Kami sudah panik karena kondisinya semakin memburuk. Sampai akhirnya pasien meninggal dunia tanpa sempat ditangani,” ujar Dominggus dengan nada penuh kekecewaan.
Kekosongan Petugas dan Alasan di Baliknya
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Mamasa, dr. Ratna Dewi Sari, mengungkapkan bahwa petugas yang berjaga saat itu tengah merujuk pasien lain ke RSUD Polewali.
Namun, ia juga mengakui adanya kelemahan dalam sistem pelayanan, terutama di puskesmas rawat inap yang seharusnya memiliki UGD yang standby 24 jam.
Kepala Puskesmas Nosu, Adolfina, menambahkan bahwa selain petugas yang sedang merujuk pasien, beberapa tenaga medis lain juga sedang cuti.
Adolfina berdalih, satu-satunya petugas yang tersisa saat itu sedang berada di lantai dua untuk menangani proses persalinan pasien lain.
Reaksi dan Tindakan Pemda Mamasa
Tragedi ini menjadi sorotan publik hingga memicu kemarahan dan duka mendalam di kalangan keluarga.
Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, langsung menginstruksikan investigasi menyeluruh.
Hasilnya, Adolfina dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Puskesmas Nosu.
Jabatan tersebut kini dialihkan kepada Kepala Tata Usaha Puskesmas Nosu sebagai Penjabat Pelaksana Tugas (Plt).
| Kemen HAM Turun Tangan, Kawal Kasus Dugaan Angkat Rahim Tanpa Persetujuan Pasien di Medan |
|
|---|
| Nama-nama 15 Korban Tewas Tabrakan Maut Kereta Api di Bekasi, Semuanya Wanita |
|
|---|
| SOSOK dan Harta Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, Dikritik usai Usul Pindah Gerbong Wanita |
|
|---|
| Fantastis Harta Arifatul Choiri Menteri PPPA Digeruduk Netizen Usai Usul Pindah Gerbong Wanita |
|
|---|
| Ibu Korban Daycare Little Aresha Syok, Anaknya Bisa Ikat Kaki Sendiri Sejak Dititipkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PASIEN-BERNAMA-LINA-LIMBONG-MENINGGAL.jpg)