Berita Viral
Diperiksa KPK Selama 10 Jam Dugaan Korupsi Google Cloud, Nadiem Makarim: Alhamdulillah Lancar
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menyatakan proses klarifikasi penyelidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud berjalan lancar
TRIBUN-MEDAN.com - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyatakan proses klarifikasi penyelidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud berjalan dengan lancar.
Ia pun memberi apresiasi kepada penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seusai menjalani pemeriksaan.
"Alhamdulillah lancar, saya bisa memberikan keterangan dan saya ingin memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada KPK juga yang telah memberikan saya kesempatan untuk melakukan keterangan ini," kata Nadiem di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (7/8/2025).
Nadiem mengaku pemeriksaan berlangsung lancar.
"Alhamdulillah lancar, saya bisa memberikan keterangan," ujarnya.
Nadiem menjalani pemeriksaan hampir 10 jam oleh KPK.
Dia tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, sekitar pukul 09.17 WIB.
Pendiri Gojek tersebut kemudian keluar dari ruang pemeriksaan KPK sekitar pukul 18.44 WIB.
Baca juga: KETERANGAN Gus Yaqut Usai Diperiksa KPK Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji:Intinya Saya Berterima Kasih
Sewa Layanan Rp 400 Miliar per Tahun
KPK mensinyalir adanya potensi kerugian negara akibat kemahalan harga sewa layanan yang mencapai Rp 400 miliar per tahun selama pandemi Covid-19, serta potensi kebocoran data.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa keterangan Nadiem sebagai pimpinan tertinggi kementerian saat itu sangat diperlukan.
"Karena yang menentukan, untuk pengadaan termasuk Google Cloud ini, itu pasti pada pucuk pimpinannya tertingginya. NM (Nadiem Makarim) nanti pada waktunya kita akan minta keterangan," kata Asep kepada wartawan, Rabu (6/8/2025).
Sebelum memanggil Nadiem, KPK telah memeriksa sejumlah pihak yang berada di lingkaran dekatnya.
Termasuk mantan Staf Khusus Fiona Handayani serta mantan petinggi GoTo seperti Andre Soelistyo dan Melissa Siska Juminto.
Baca juga: DIPERIKSA dari Pagi Sampai Malam, Ini Alasan Nadiem Makarim Belum Jadi Tersangka Korupsi Laptop
Tentang Google Cloud
Google Cloud merupakan rangkaian layanan komputasi awan (cloud computing) yang disediakan oleh Google.
Layanan ini memungkinkan pengguna untuk mengakses dan memanfaatkan infrastruktur komputasi, penyimpanan data, analisis data, dan kecerdasan buatan (AI) yang dikelola oleh Google, melalui internet.
Yang bisa dipakai untuk menjalankan aplikasi web dan mobile, membangun sistem analisis data, mengembangkan aplikasi AI, menyimpan dan mengelola data dalam jumlah besar dan mengotomatiskan tugas-tugas tertentu.
Bedanya dengan Kasus Chromebook di Kejagung
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa kasus pengadaan Google Cloud ini merupakan perkara yang terpisah dari kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang saat ini ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Chromebook-nya sudah pisah, ada Google Cloud dan lain-lain bagian dari itu, ini masih lidik. Jadi saya belum bisa menyampaikan secara gamblang," kata Asep pada Jumat (18/7/2025) lalu.
Kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook yang diusut Kejagung juga terjadi pada era kepemimpinan Nadiem Makarim, yakni pada periode 2020–2022.
Dalam kasus tersebut, Kejagung telah menetapkan empat orang tersangka, termasuk pejabat Kemendikbudristek dan staf khusus menteri saat itu.
Sejauh ini, Nadiem Makarim masih sebagai saksi dalam kasus itu kendati telah menjalani pemeriksaan dua kali di Kejaksaan Agung.
Kejagung menduga kasus korupsi pengadaan laptop tersebut menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 1,98 triliun dalam proses pengadaannya.
Diduga ada penyalahgunaan wewenang oleh para tersangka dengan membuat petunjuk pelaksanaan (juklak) yang mengarahkan ke produk tertentu yaitu Chrome OS atau Chromebook.
Padahal dalam kajian awal Kemendikbudristek, laptop berbasis Chrome OS atau Chromebook memiliki sejumlah kelemahan, sehingga dinilai tidak efektif digunakan di Indonesia.
Chromebook merupakan jenis laptop yang menggunakan sistem operasi Chrome OS, yang dikembangkan oleh Google.
Chromebook dirancang untuk penggunaan berbasis web dan mengandalkan penyimpanan cloud, serta memiliki fitur-fitur bawaan Google. (*/tribunmedan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Daftar 5 Hakim yang Dilaporkan Penasihat Hukum Nadiem Makarim Disertai Alasan Pelaporan |
|
|---|
| Sosok Pemeran Bandar Membara dan Link Video Full 5 Menit, Waspadai Kejahatan Digital! |
|
|---|
| PROFIL Jahmada Girsang yang Nyaris Adu Jotos dengan Refly Harun, Roy Suryo Sebut Lucu-lucuan |
|
|---|
| AWAL Mula Pengacara Rismon dan Refly Harun Kontak Fisik, Kuasa Hukum Roy Suryo Tinggalkan Panggung |
|
|---|
| Usai Suaminya Didemo, Istri Gubernur Kaltim Singgung Soal Etika: Tidak Komentari Kehidupan Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Nadiem-Makarim-diperiksa-KPK.jpg)