Berita Viral

REKAM JEJAK Endiarto Sutradara Merah Putih: One For All, Kuak Sumber Dana Produksi Film

Endiarto menjelaskan bahwa proses produksi film animasi Merah Putih: One For All menggunakan dana urunan atau sistem gotong royong. 

Kompas.com/Ady Prawira Riandi
SUMBER DANA - Sutradara dan penulis skenario film Merah Putih One For All adalah Endiarto. Ia buka suara soal sumber dana pembuatan animasi tersebut 

Sutradara sekaligus produser eksekutif Endiarto membantah bahwa biaya produksi film animasi Merah Putih: One For All mencapai Rp 6,7 miliar.

Angka tersebut awalnya muncul dari ucapan Toto Soegirwo yang juga bertindak sebagai produser. 

"Enggak ada catatan angka karena dari awal kita tidak dimulai dari angka, tapi niat hati masing-masing," kata Endiarto saat ditemui di kantornya di Jakarta Selatan, Selasa (12/8/2025) mengutip Kompas.com

Baca juga: SOSOK Adi Kusuma, Pemulung Ngaku Mantan Bisnis Analis Lulusan Teknik Industri, Kuak Alasan Berhenti

Endiarto menjelaskan bahwa proses produksi film animasi Merah Putih: One For All menggunakan dana urunan atau sistem gotong royong. 

Dia mengajak siapa saja yang bersedia membantu tanpa kompensasi bayaran di akhir.

"Kita sudah sepakat siapa yang mau ambil bagian, silakan. Dia mau saja kita sudah bersyukur," kata Endiarto. 

REKAM JEJAK Endiarto Sutradara Merah Putih: One For All, Kuak Sumber Dana Produksi Film
SUMBER DANA - Sutradara dan penulis skenario film Merah Putih One For All adalah Endiarto. Ia buka suara soal sumber dana pembuatan animasi tersebut

Endiarto merasa jika dirinya memiliki dana produksi tak terbatas, maka itu akan digunakan untuk memperbanyak layar penayangan film Merah Putih: One For All.

"Kalau ada, saya enggak akan, hari ini bisa tayang 400 layar. Biaya yang paling gede buat kami yang tidak bisa dibayar terima kasih apa? DCP sama poster," kata Endiarto.

Diceritakannya, tim produksi Perfiki Kreasindo hanya sempat melakukan audiensi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Kebudayaan saja.

Tapi hasil dari audiensi tersebut hanya berupa apresiasi.

Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Siantar Timur Tinjau Lahan Jagung Warga

Fakta tersebut juga kata Endiarto sudah disampaikan oleh perwakilan Kementerian, Irene Umar.

Meski tidak didanai pemerintah, Endiarto menyebut semangat timnya dalam membuat film animasi Merah Putih tetap terjaga hingga akhir karya.

Sebab tujuan utama pembuatan film animasi tersebut adalah sebagai kado di hari ulang tahun kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus nanti.

"Memang kita niat dari awal memang bukan begitu. Tapi kalau seandainya kita mendapatkan support dukungan, kita malah berterima kasih. Tapi kan enggak ada," ungkap Endiarto.

Pengakuan Produser Eksekutif

Sebelumnya, produser eksekutif film Merah Putih: One For All, Sonny Pudjisasono sempat mengurai pernyataan berbeda dari Endiarto tentang total dana.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved