Berita Viral

KLAIM Prabowo, Program MBG Serap 290 Ribu Lapangan Kerja, Angka Pengangguran Turun

Program tersebut juga menciptakan 290 ribu lapangan kerja dan melibatkan satu juta petani, nelayan, peternak, serta pelaku UMKM.

Tayang: | Diperbarui:
layar tangkap TV Parlemen
KLAIM PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto menghadiri sidang tahunan MPR, sidang bersama DPR. dan DPP 2025, Jumat (15/8/2025). Ia mengklaim angka pengangguran nasional yang berhasil turun ke level terendah sejak krisis moneter 1998. 

TRIBUN-MEDAN.com - Berikut klaim Prabowo yang disampaikannya dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2025).

Presiden RI Prabowo Subianto diketahui hadir di Sidang Tahunan MPR RI.

Dalam sambutannya Prabowo memaparkan capaian kinerja dalam 8 bulan pemerintahannya.

Baca juga: 45 Anggota Paskibra Resmi Dikukuhkan Bupati, Ini Sosok Danton dan Pembawa Baki di Dairi

Salah satunya terkait Makan Bergizi Gratis (MBG).

MBG merupakan program yang dicetuskan pada masa pemerintahan Prabowo Subianto dengan tujuan untuk membangun sumber daya unggul, menurunkan angka stunting, menurunkan angka kemiskinan, dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memberi dampak nyata bagi masyarakat. 

Baca juga: Penghuni Panti Sosial UPTD Dinsos Sumut di Berastagi Ikut Semarakkan HUT RI, Ikuti Beragam Lomba

Prabowo menyampaikan, bahwa dalam delapan bulan pelaksanaannya, program ini telah menjangkau 20 juta penerima manfaat.

Diantaranya anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil, hingga ibu menyusui.

“Pagi ini saya mendapat laporan dari Badan Gizi Nasional sudah 20 juta anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil dan ibu menyusui sudah menerima makan bergizi gratis setiap hari,” kata Prabowo.

Presiden memaparkan, hingga saat ini telah terbentuk 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 38 provinsi. Program tersebut juga menciptakan 290 ribu lapangan kerja dan melibatkan satu juta petani, nelayan, peternak, serta pelaku UMKM.

“Walau baru berjalan 8 bulan, hasil dari Makan Bergizi Gratis mulai terasa. Angka kehadiran anak di sekolah meningkat, prestasi anak-anak di sekolah meningkat per hari ini sudah ada 5.800 SPPG di 38 provinsi. MBG telah menciptakan 290 ribu lapangan kerja baru di dapur-dapur dan melibatkan satu juta petani, nelayan, peternak dan UMKM. MBG mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa,” jelasnya.

KLAIM Prabowo, Program MBG Serap 290 Ribu Lapangan Kerja Hingga Angka Pengangguran Turun
KLAIM PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto menghadiri sidang tahunan MPR, sidang bersama DPR. dan DPP 2025, Jumat (15/8/2025). Ia mengklaim angka pengangguran nasional yang berhasil turun ke level terendah sejak krisis moneter 1998.

Kemudian Prabowo juga menegaskan, MBG bukan semata program sosial, melainkan pondasi strategis untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

“PBB mengatakan bahwa MBG adalah investasi terbaik yang bisa dilakukan oleh sebuah bangsa,” ucapnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut peningkatan angka kehadiran siswa di sekolah dan perbaikan prestasi belajar sebagai indikator awal keberhasilan program.

Walau baru berjalan delapan bulan, Prabowo menekankan bahwa capaian Indonesia sudah melampaui kecepatan banyak negara lain. 

Baca juga: Paripurna DPRD Toba Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI pada HUT ke-80 RI

“Brazil butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta makan bergizi gratis setiap hari. Kita kadang-kadang harus mengakui bahwa bangsa kita punya kemampuan. Bangsa kita bila ada kehendak banyak yang bisa kita kerjakan bersama,” ujarnya.

Sebagai informasi, sidang tahunan ini dihadiri jajaran pimpinan lembaga negara, anggota DPR, DPD, serta seluruh anggota kabinet pemerintahan.

Pengangguran Menurun

Presiden Prabowo Subianto memamerkan angka pengangguran nasional yang berhasil turun ke level terendah sejak krisis moneter 1998.

Sementara di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia meningkat 1,11 persen secara tahunan pada Februari 2025.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, jumlah pengangguran mencapai 7,28 juta orang per Februari 2025, atau meningkat 83.450 orang dibandingkan Februari 2024.

Baca juga: Penjualan Pernak-pernik Merah Putih di Medan Naik 30 Persen jelang HUT RI

Jumlah angkatan kerja pada Februari ini juga bertambah sebanyak 3,67 juta orang dibanding tahun lalu.

Penambahan ini berasal dari adanya lulusan baru dari sekolah atau kampus yang siap bekerja, bahkan juga berasal dari ibu rumah tangga yang ingin kembali bekerja.

Dalam pidatonya, Prabowo tidak menyampaikan secara perinci berapa besaran penurunan maupun angka pengangguran terbaru.

Ia malah membahas soal program 80.000 Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih.

Tujuan program itu adalah meningkatkan ekonomi desa dan menciptakan jutaan lapangan kerja.

Koperasi Desa/Kelurahan juga diharapkan dapat meringankan beban hidup masyarakat.

Baca juga: Jaksa Akan Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Smartboard Rp 49 Miliar pada Disdik Langkat

"Dengan menjual beras murah, minyak goreng murah, LPG bersubsidi, pupuk bersubsidi, sesuai dengan harga jual. Kita juga akan membuat rakyat bisa punya akses kepada protein, kepada ikan dan daging dengan harga yang terjangkau," jelas Prabowo.

Di sisi lain, untuk mempercepat investasi hilirisasi sumber daya alam dan berbagai bidang strategis, serta membuka lapangan kerja berkualitas, pemerintah bersama DPR RI telah membentuk Badan Pengelola Investasi Danantara.

"Danantara adalah lembaga pengelola investasi dengan aset dalam pengelolaan lebih dari 1 triliun dollar AS. Danantara akan menciptakan jutaan lapangan kerja berkualitas, terutama di bidang hilirisasi," tutur Prabowo.

 

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com 

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Warta kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved