Berita Viral

PERLAWANAN Rakyat Bone Sulsel Berhasil, Pemkab Batalkan Kenaikan PBB 300 Persen

Gerakan rakyat Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) melawan kebijakan kenaikan PBB hingga 300 persen, akhirnya membuahkan hasil.

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
TRIBUN TIMUR/WAHDANIAR
DEMO KENAIKAN PBB - Massa yang menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 300 persen di Kabupaten Bone, Sulsel berdatangan ke depan Kantor Bupati Bone di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Watampone, Kabupaten Bone, Sulsel, Selasa (19/8/2025) siang. Setelah demo berlangsung ricuh, Pemkab Bone akhirnya mengumumkan pembatalan kenaikan PBB. 

Sementara itu, 17 daerah lainnya telah menaikkan pajak hingga 100 persen atau lebih sejak tahun lalu.

Bima juga menjelaskan bahwa kebijakan kenaikan PBB-P2 ini mayoritas ditetapkan oleh para penjabat (Pj) kepala daerah.

Kondisi ini muncul karena banyak daerah yang belum memiliki kepala daerah definitif setelah Pilkada 2024.

Ia membantah klaim yang menyebutkan kenaikan pajak ini adalah dampak dari kebijakan efisiensi pemerintah pusat. 

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, telah meminta seluruh kepala daerah untuk meninjau kembali kenaikan PBB-P2 yang mencapai lebih dari 100 persen. Permintaan ini tertuang dalam sebuah surat edaran dari Kemendagri.

Meskipun Kemendagri tidak membatasi besaran kenaikan, pemerintah daerah diimbau untuk mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan berkoordinasi dengan DPRD dalam menetapkan tarif pajak.

Massa Jebol Pagar dan Duduki Kantor Bupati

Dilansir Tribuntimur.com, aksi demonstrasi menolak PBB yang digelar Aliansi Rakyat Bone Bersatu di Kabupaten Bone, berlangsung ricuh.

Massa yang berjumlah ribuan orang sejak siang hari memadati depan kantor Bupati Bone. 

Massa akhirnya berhasil menjebol pagar besi dan masuk ke halaman kantor.

Pagar besi yang menjadi pembatas antara massa dan aparat keamanan tidak mampu menahan desakan ribuan pendemo. 

Dengan dorongan keras, pagar akhirnya roboh dan massa berhamburan masuk ke dalam halaman kantor bupati sambil berteriak menolak kenaikan PBB.

Situasi sempat memanas ketika aparat kepolisian melepaskan tembakan peringatan ke udara.

Beberapa kali suara letusan terdengar untuk menghalau massa agar tidak semakin merangsek masuk. 

Meski begitu, ketegangan berhasil dikendalikan setelah aparat menambah barisan pengamanan di pintu masuk utama gedung kantor bupati.

“Kami hanya ingin bertemu langsung dengan Bupati Bone untuk menyampaikan penolakan atas kebijakan kenaikan PBB-P2. Tapi sejak siang hari kami dibiarkan tanpa jawaban,” teriak salah seorang orator dari atas mobil komando.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved