Jestham Traktir Hadirkan Kejutan Haru dan Heboh untuk Karyawan Indomaret
Jestham Traktir Hadirkan Kejutan Haru dan Heboh untuk Karyawan Indomaret
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Lagi-lagi, Jestham Traktir kembali membuktikan dedikasinya untuk menyebar kebaikan dengan cara yang seru dan tak terduga. Kali ini mengangkat kisah haru dua karyawan Indomaret yang menjadi target kejutan. Tantangannya? Mereka diberi kesempatan berbelanja sembako sepuasnya, namun dengan waktu yang sangat terbatas, hanya 2 menit. Waktu tersebut kemudian dibagi untuk mereka berdua, dimulai dari Kak Nisa yang harus menjalani misi seru nan menegangkan selama 1 menit penuh.(10/12/25)
Latar belakang kejutan ini sangat menyentuh. Sebelum tantangan dimulai, Kak Nisa bercerita bahwa rumahnya baru saja kebanjiran, mengingat musibah yang baru-baru ini menimpa Kota Medan. Bencana itu merusak banyak pemukiman dan juga tentunya lingkungan sekitar. Dalam kondisi penuh tekanan itulah, tiba-tiba Ia mendapat tawaran untuk berbelanja sepuasnya sebagai bentuk bantuan. Emosinya pun langsung meluap, Ia belum mulai berlari sudah menangis terharu.
“Satu, dua, tiga, cepat!” dengan hitungan tersebut, misi pun dimulai. Kak Nisa langsung menyambar keranjang belanja dan melesat menyusuri lorong toko. Dengan strategi secepat kilat, ia memprioritaskan barang-barang kebutuhan pokok untuk keluarganya, terutama untuk sang buah hati. Susu formula, pampers, dan telur menjadi target utama. Suara kehebohan dari tim Jestham yang memeriahkan, “Cepetan kak!”, “Keranjang lagi!”, menambah atmosfer tegang dan penuh semangat.
Setelah waktu 1 menit habis, Kak Nisa berhasil mengumpulkan segunung barang di kasir. Di balik kepanikan dan keseruan itu, tersimpan cerita inspiratif yang Ia bagi. Kak Nisa ternyata adalah seorang ibu baru dari anak pertamanya, seorang bayi laki-laki bernama Xavier yang Ia dapat setelah menunggu dua tahun. Saat dititipkan pesan untuk anaknya, dengan mata berkaca-kaca Ia berkata, “Nak, mami kerja untuk adik.”
Perjuangannya sebagai ibu dan tulang punggung keluarga sangat terasa. Ia memompa ASI untuk persediaan anaknya sambil bekerja. Pesan untuk sang suami juga tak kalah mengharukan, “Semoga cuma mautlah yang bisa memisahkan kita.” Momen haru ini diliputi dengan doa dan harapan agar keluarganya tetap kuat dan diberkahi.
Dengan segunung barang belanjaan yang sudah dibayar, perjuangan belum berakhir. Masih ada sisa waktu 1 menit yang menjadi hak kakak kedua, karyawan Indomaret lainnya yang juga terdampak banjir. Tantangan kembali dimulai dengan intensitas yang sama, siap menampilkan aksi heboh dan strategi berbeda dalam menyapu rak-rak sembako.
Setiap cerita dalam misi Jestham Traktir ini dengan sempurna memadukan kepanikan, kelucuan, dan momen mengharukan yang mampu membuat kita semua ikut semangat. Kisah nyata di balik senyum para pekerja keras ini mengingatkan kita pada arti syukur dan kepedulian. Sampai jumpa pada artikel kelanjutan dari kisah ini ya!(*)
| Kisah Inspiratif Abang Ojol Perdana: Semangat Muda untuk Membahagiakan Orang Tua |
|
|---|
| Kejutan 2 Menit Penuh Berkah: Kisah Semangat Tak Pudar Seorang Bapak Ojol |
|
|---|
| Kisah Haru Abang Ojol: Tantangan Jeruk 1 Menit Berbuah Rezeki untuk Perbaiki Motor dan Bantu Teman |
|
|---|
| Sepiring Makanan, Sejuta Harapan: Kisah Abang dari Manokwari |
|
|---|
| Tangis Bahagia Penjual Es Krim! Dapat Kejutan Tak Terduga dari Jestham |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tangis-haru-Kak-Nisa-pecah-saat-menceritakan-perjuangannya-bekerja-demi-sang-buah-hati-tercinta.jpg)