Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Sumut
PENGAKUAN Dokter di RSUP Adam Malik Medan Usai Divaksin Covid-19
Dokter Montesqieu Silalahi menjadi satu dari puluhan tenaga kesehatan yang divaksin perdana di RSUP Adam Malik pada hari ini, Selasa (19/1/2021).
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dokter Montesqieu Silalahi menjadi satu dari puluhan tenaga kesehatan yang divaksin perdana di RSUP Adam Malik pada hari ini, Selasa (19/1/2021).
Dokter Spesialis Onkologi Radiasi ini merasa senang dan telah menunggu lama untuk divaksin.
"Saya senang karena hal ini saya tunggu sejak lama. Sebenarnya 3M yang paling utama. Terkadang sudah menerapkan itu. Dan saya senang vaksin ini ada dan bagus," tuturnya.
Montesqieu menyebutkan bahwa saat disuntikkan dirinya tak merasakan sakit apa-apa layaknya suntikan biasa.
"Ini saya tidak merasa apa apa dan suntikan juga tidak terasa apa apa. Ya paling seperti tertusuk jarum. Saya tidak merasakan apa apa," bebernya.
Sebanyak 48 tenaga kesehatan (nakes) RSUP Haji Adam Malik Medan telah melakukan vaksinasi Covid-19 di Gedung Paviliun, Selasa (19/1/2021).
Ketua Tim Vaksinasi Covid19 RSUP Adam Malik, dr Zuhrial Zubir menjelaskan seharusnya terdapat 52 nakes yang dilakukan vaksinasi.
Namun terdapat 2 orang nakes yang terkonfirmasi Covid19, 1 menunggu hasil swab dan satu karena pengorbit sehingga batal dilakukan vaksinasi.
"Hari ini ada terdaftar 52 nakes tetapi 4 tidak jadi. Karena 2 terkonfirmasi Covid19, 1 ada yang menunggu hasil Covid 19 dan satu lagi berhalangan karena sesuatu hal," ungkapnya seusai dilakukan vaksinasi, Selasa (19/1/2021).
Zuhrial menerangkan bahwa pihaknya awalnya telah menyiapkan vaksinasi untuk 60 nakes, namun data dari pusat hanya 52 orang nakes saja yang bisa dilakukan vaksinasi.
"Jadi itu yang kira laksanakan sesuai dengan data yang bisa kita input ke pusat kendalinya. Sebenarnya kita persiapkan 60 satu hari ini dengan 2 orang dokter menyuntik. Penyuntikan itu dimulai dari 08 - 12 dan 01 - 03 itu rencananya tetapi dari pusat kita menerima ada 52 orang yang bisa melakukan vaksinasi dengan catatan tinggal 48 orang," ungkapnya.
Ia menjelaskan terhadap ke-48 nakes tersebut proses vaksinasi berjalan dengan lancar.
Dimana para tenaga kesehatan akan diminta untuk menunggu 30 menit dan melihat perkembangan dari hasil vaksinasi.
"Sampai saat ini berjalan dengan baik dan sudah ada beberapa yang dilakukan penyuntikan. Belum ada efek samping. Tetapi kita siapkan setelah orang disuntik vaksin kemudian ditunggu 30 menit ditunggu apakah ada keluhan. Kemudian sewaktu pulang keluar dari tempat kita kalau ada sesuatu yang dialami maka ada call center yang bisa dihubungi dan kami siap untuk melayani keluhan yang terjadi," bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dr-montesqieu-silalahi.jpg)