Jalani Puasa Lebih Dahulu, Suka Cita Warga Muhammadiyah Asahan Sambut Ramadan
Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Asahan, Perdana Ramdan mengatakan, perbedaan ini merupakan hal yang biasa terjadi.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Warga Muhammadiyah telah menetapkan Rabu (18/2) menjadi awal Ramadan dan menjalankan ibadah puasa terlebih dahulu.
Penetapan tersebut merujuk pada maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang penetapan hasil hisab Ramadan.
Meski pun telah menjalankan ibadah puasa terlebih dahulu dibandingkan putusan pemerintah yang menetapkan pada Kamis (19/2), warga Muhammadiyah tak mempermasalahkan perbedaan tersebut.
Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Asahan, Perdana Ramdan mengatakan, perbedaan ini merupakan hal yang biasa terjadi.
"Penentuan awal Ramadan mengikuti keputusan majelis tarjuh dan tajdid pengurus pusat Muhammadiyah, karena itu menjadi pedoman bagi warga Muhammadiyah," kata Perdana.
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Kota Medan 2026 Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
Menurutnya, warga Muhammadiyah patuh terhadap maklumat yang ditetapkan oleh organisasi. Menurut Perdana, perbedaan satu hari dalam memulai puasa tidak menjadi polemik di tingkat bawah.
"Yang terpenting kesiapan menjalankan ibadah Ramadan yang khusus tidak menjadi penghalang dan menurunkan semangat kami," katanya.
Katanya, Ramadan merupakan momen setiap insan memperbaiki diri, mempererat silaturrahmi, dan meningkatkan kualitas ibadah dibandingkan hari-hari sebelumnya.
"Terlepas perbedaan, melalui kuasa, semangat menyambut bulan suci tetap saja sama. Penuh syukur, harapan, dan kedamaian," katanya.
Sehingga, Selasa malam, masyarakat Muhammadiyah Kabupaten Asahan telah melaksanakan salat tarawih perdana.
Sebelumnya, Muhammadiyah menggunakan metode hisab dengan pendekatan Kalender Hijriah Global Tunggal (KGHT) dalam menentukan awal bulan hijriah.
Berdasarkan hasil hisab majelis tarjuh dan tajdid, ijutimak menjelang Ramadan pada Selasa (17/2) sekitar pukul 12:01:09 GMT.
Melalui parameter lanjut (PKG 2), ditemukan wilayah Alaska telah memenuhi kriteria tinggi hulal minimal 5 derajat dan elongasi 8 derajat.
Dengan terpenuhinya parameter tersebut di salah satu wilayah dunia, maka secara global, 1 Ramadan ditetapkan pada Rabu (18/2). Sementara, pemerintah menetapkan awal Ramadan pada Kamis (19/2) melalui sidang isbat.
| Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Pemerintah dan Muhammadiyah Berbarengan |
|
|---|
| Diduga Jadi Korban Malapraktik, Ibu Rumah Tangga Laporkan RSU Muhammadiyah ke Polda Sumut |
|
|---|
| Polda Sumut Selidiki Laporan Dugaan Malapraktik RS Muhammadiyah Medan |
|
|---|
| CERITA PILU Mimi Maisyarah Operasi Miom Malah Rahim Diangkat, Kini Laporkan RS Muhammadiyah Sumut |
|
|---|
| Jadwal Idul Adha Muhammadiyah 2026 Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Petugas-rukyatul-hilal-Observatorium-Ilmu-Falak-Universitas-Muhammadiyah-Sumatera-Utara_.jpg)