Binjai Terkini
Pengutipan Parkir di RSUD Djoelham Binjai, Dinas Perhubungan: Tidak Ada Izin dan Belum Ada Perwal
Dinas Perhubungan Kota Binjai, Sumatera Utara, angkat bicara soal pungutan parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djoelham.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Randy P.F Hutagaol
"BLUD dia yang mengurus rumah tangganya sendiri. Berarti RSUD Djoelham perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga ditandatangani oleh Direktur RSUD, clearkan," ucap Harimin.
Soal parkir di RSUD Djoelham menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Bahkan, pihak ketiga yang mengelola itu juga buka suara dan berujar bahwa telah mendapat restu dari Dishub Binjai.
Soal sudah mengantongi izin dari dishub yang disampaikan pihak ketiga itu, Harimin sudah mengetahui.
"Pak wali sudah menanyakan saya, sudah saya jelaskan bagaimana peraturannya. Saya memang gak tau itu pihak ketiga RSUD Djoelham, karena syaa tidak ikut penandatanganan MoU. Di administrasi pemerintahan, tidak laku cakap-cakap, yang laku bukti autentik, ada enggak saya tandatangani izin," kata Harimin.
Parkir berbayar pada RSUD Djoelham dilakukan menejemen dengan mendirikan portal pada pintu masuk dan keluar yang dikelola PT Sam. Sayangnya, kebijakan itu diterapkan di tengah wajah pelayanan RSUD Djoelham yang diduga masih buruk.
Tidak hanya menyasar pada pasien maupun keluarga dan kerabat yang hendak menjenguk, kebijakan ini disebut juga menyasar kepada tenaga kesehatan yang bekerja pada instansi pemerintahan tersebut.
Menariknya, Plt Direktur RSUD Djoelham, dr Romy Ananda sempat terpantau parkir kendaraan di Balai Kota Binjai.
Memang dari balai kota, ada jalur yang dapat keluar di belakang RSUD Djoelham. Langkah dr Romy diduga untuk menghindar dari tarif parkir yang dikelola swasta tersebut
Sedangkan pelayanan buruk, pernah dilakukan inspeksi mendadak oleh Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi.
Jiji turun atas arahan dan perintah dari wali kota. Dia turun karena banyak mendapat laporan buruk terkait pelayanannya.
Dalam sidak, Jiji berkeliling melihat pelayanan dan fasilitas yang ada di RSUD Djoelham. Mulai dari ruang IGD, ruang rawat inap pasien hingga ruang cuci darah.
Di lantai emlat RSUD Djoelham, Jiji terkejut ketika masuk ke ruangan rawat inap pasien. Kondisi ruangan itu yang membuat Jiji kaget.
Suasana panas di ruangan itu lantaran air conditioner tidak menyala atau padam. Pasien di dalam pun menggunakan kipas manual untuk mendinginkan suhu tubuhnya.
Jiji kembali dikejutkan melihat fasilitas berupa wastafel yang rusak dan tidak berfungsi. Dia juga mengecek kamar mandi yang ada di dalam ruangan pasien.
Diketahui, seorang pasien atas nama R br Ketaren (75) meninggal dunia saat sedang melakukan cuci darah kedua di RSUD Djoelham.
| Terdakwa Perkara Narkotika Nyaris Kabur setelah Jalani Sidang di Pengadilan Negeri Binjai |
|
|---|
| Puluhan Orang Terjaring saat BNN Razia Kos-kosan di Kota Binjai, 2 Alat Isap Sabu Disita |
|
|---|
| Pengedar Ganja Diringkus Polisi saat Operasi Undercover Buy di Kota Binjai |
|
|---|
| Timsus Begal Binjai Amankan Sepeda Motor Curian Asal Aceh, Pelaku Kabur ke Medan |
|
|---|
| Polisi Lakukan Undercover Buy, 2 Pria di Kota Binjai Diringkus dan 7,28 Gram Sabu Disita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Perhubungan-Kota-Binjai-Harimin-Tarigan-saat-diwawancarai_1.jpg)