Ibu dan Anak Jadi Korban Begal Saat Berbelanja di Pasar MMTC

Aksi begal sadis kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini korbannya adalah ibu dan anak.

Tayang:
TRIBUN MEDAN
KORBAN BEGAL - Kondisi anak yang menjadi korban pembegalan oleh tiga orang pemuda di Jalan KL Yos Sudarso, Simpang Dobi, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Senin (11/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi begal sadis kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini korbannya adalah ibu dan anak yang bernama Timoria Boru Sitorus dan putrinya, Indah Boru Simangunsong. Keduanya menjadi sasaran kawanan begal saat hendak berbelanja ke Pasar MMTC, di Jalan Williem Iskandar, Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (9/5) sekira pukul 03.00 WIB.

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan KL Yos Sudarso, Simpang Dobi, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli. Akibatnya, Timoria Boru Sitorus mengalami luka kritis setelah ditarik paksa dari sepeda motor, sementara putrinya, Indah, menderita luka parah di bagian kaki.  Sepeda motor korban jenis Scoopy berhasil dibawa kabur oleh para begal.

Kejadian bermula saat korban berboncengan mengendarai sepeda motor Scoopy beranjak dari rumahnya di Jalan M Basir, Kecamatan Medan Marelan.  Mereka bertujuan pergi berbelanja ke Pajak MMTC yang berada di kawasan Percut Sei Tuan.

Namun, saat melintas di seputaran Simpang Dobi, Titipapan, tiba-tiba korban didekati oleh tiga orang tak dikenal yang mengendarai satu sepeda motor. Ketiga begal tersebut langsung bertindak agresif. Mereka mengancam akan membunuh kedua korban sambil mengacungkan kelewang dan senjata tajam lainnya.

"Saat itu mereka dipepet dari belakang oleh pelaku dan diancam, 'Turun kau, kalau tidak kami bunuh kau'," ujar Pola Nainggolan, tetangga korban, saat dikonfirmasi awak media, Senin (11/5).

Baca juga: Kasus Masih 0, Masyarakat Tetap Diimbau Jaga Makanan Hindari Hantavirus 

Pola menjelaskan, eksekusi para begal berlangsung sangat sadis. Salah seorang pelaku langsung menarik paksa Timoria Boru Sitorus dari atas sepeda motor. "Ibunya ditarik para pelaku dari atas sepeda motor hingga terjatuh dan wajahnya terhempas ke aspal. Akibatnya luka serius, terutama pada mata dan mulut. Kondisinya kini kritis," kata Pola.

Tak hanya itu, pelaku lainnya juga melukai Indah Boru Simangunsong yang saat itu berada di boncengan belakang. "Kaki kirinya langsung dipukul dengan besi hingga memar," tambah Pola.

Setelah berhasil melukai kedua korban dan membuat mereka tak berdaya, para begal langsung membawa kabur sepeda motor korban. Pola Nainggolan menuturkan bahwa hingga saat ini, kondisi Timoria Boru Sitorus masih kritis dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Namun, keluarga masih terkendala dengan biaya pengobatan. "Ibunya sekarang masih di RS, tapi masih terbentur biaya. Sedangkan anaknya dirawat di rumah," pungkasnya.

Terpisah, Kapolsek Medan Labuhan, AKP D Raja Putra Napitupulu saat dikonfirmasi mengenai ibu dan anak yang menjadi korban pembegalan belum memberi tanggapan. (cr9/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved