Penjaga Malam Dibacok Enam Pemuda, Kepala Yopi Dijahit 15 Jahitan
Aksi brutal dilakukan sekelompok pemuda di Gudang Palu Cahaya Mas, Jalan Palu Gelombang, Kecamatan Labuhan Deli, Medan
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi brutal dilakukan sekelompok pemuda di Gudang Palu Cahaya Mas, Jalan Palu Gelombang, Kecamatan Labuhan Deli, Medan. Seorang penjaga malam bernama Yopi (27) menjadi korban penganiayaan karena tidak diberi izin meminjam becak milik perusahaan tempatnya bekerja.
Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Senin (8/6) sekira pukul 20.30 WIB. Saat itu korban yang merupakan warga Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, sedang menjalankan tugas jaga malam.
Tiba-tiba, sekelompok pria yang tidak dikenalnya datang dan meminta untuk meminjam becak milik perusahaan. Karena tidak mengenal para pelaku, korban pun menolak permintaan tersebut. Penolakan itu membuat para pelaku tidak terima. Emosi mereka memuncak, dan terjadilah keributan.
Enam orang pelaku yang datang dengan membawa senjata tajam jenis kelewang, tongkat baseball, serta kayu, langsung mengeroyok Yopi secara membabi buta. Salah seorang pelaku bahkan membacok bagian kepala kiri korban hingga berlumuran darah.
Dalam keadaan luka parah, Yopi sempat berusaha melarikan diri namun terjatuh, sementara para pelaku kabur meninggalkan lokasi. Korban segera dibawa ke Rumah Sakit Haji Medan untuk mendapatkan perawatan intensif.
Akibat sabetan senjata tajam tersebut, kepala bagian kiri Yopi harus dijahit sebanyak 15 jahitan. Selain itu, korban juga mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.
Direktur Utama perusahaan tempat korban bekerja, Dahari Manim, yang didampingi orang tua korban, Supriadi, menyatakan akan segera melaporkan kasus ini ke Polsek Medan Labuhan. "Sebentar lagi kita akan laporkan ke Polsek Medan Labuhan terkait penganiayaan tersebut," ujar Dahari saat dikonfirmasi awak media, Selasa (9/6).
Terpisah, Kapolsek Medan Labuhan AKP D Raja Putra Napitupulu membenarkan adanya peristiwa pembacokan yang dialami korban, saat ini orang tua korban sudah membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan. "Sudah buat laporan, yang buat laporannya orang tua dari korban, karena korban masih tidak sadarkan diri," katanya.
Baca juga: Kerusakan Pipa Perumda Tirtanadi, Warga Medan Kota Berebut Pasokan Air
Begal Ditangkap Saat Santap Siang
PERSONEL Unit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Belawan berhasil menangkap seorang begal sadis yang merampas sepeda motor di Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara.
Pelaku tak berkutik ketika digerebek di kediamannya saat tengah menyantap makan siang.
Unit Pidum Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan menangkap seorang tersangka begal sadis berinisial FN (21) di kediamannya yang berada di kawasan Jalan Pulau Seram, Kelurahan Belawan Bahari, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (31/5).
Tersangka tak berkutik saat digerebek petugas dan dibawa ke Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan, Ipda Marcellino Ts Damanik Terpuji Sebastian Damanik menjelaskan bahwa tersangka yang juga merupakan residivis ini beraksi seorang diri. Pelaku melakukan aksinya dengan cara mencegat korban berinisial ESG yang saat itu hendak pulang melintas di jalan sepi pada malam hari. Tersangka yang membawa senjata tajam langsung menyerang korban.
Korban sempat terluka dan merasa terancam, kemudian menyerahkan sepeda motor, handphone, dan uang tunai sebesar Rp 800 ribu, kepada pelaku. "Modus pelaku ini menakut-nakuti korban dengan senjata tajam jenis pisau, korban yang merasa terancam kemudian menyerahkan sepeda motornya hingga pelaku membawa kabur motor, handphone dan uang tunai, " ucap Kanit Pidum Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan, Ipda Marcellino Ts Damanik, Rabu (10/6).
Dikatakan Marcellino, pihaknya telah mengamankan tiga orang pelaku, namun setelah dilakukan penyelidik dan pengembangan petugas berhasil mengetahui keberadaan pelaku yang merupakan eksekutor. "Ada tiga pelaku sebelumnya, pelaku berinisial FN yang merupakan otak eksekutor nya, jadi Empat pelaku kita amankan," ungkapnya. (cr9/Tribun-Medan.com)
| ISAK TANGIS Orang Tua Korban Saksikan Rekonstruksi Penganiayaan Bayi di Daycare Little Aresha |
|
|---|
| Gagal Menikah Gegara Pemadaman Listrik, Pengantin Pria Lampiaskan Emosi dengan Memukuli Petugas |
|
|---|
| NASIB Kopda RI, Anggota TNI yang Ikut Bersama 10 Debt Collector Aniaya 2 Brimob |
|
|---|
| Abang Adik yang Aniaya Ibu Hamil di Tembung Resmi Ditetapkan sebagai Tersangka |
|
|---|
| Ibu Hamil Yang Dianiaya di Medan Tembung Sebut Tak Berani Lewat Karena Tawuran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Korban-Seorang-penjaga-malam-bernama-Yopi-27-menjadi.jpg)