Deli Serdang Terkini
Polisi Bantah Tabrak Lari, Sebut Penyebab Sementara Mobil Sigra Tabrak 2 Motor karena Ngantuk
Pihak Satlantas Polresta Deli Serdang angkat bicara terkait kasus dugaan tabrak lari di Jalinsum kawasan Pasar 7 Desa Wonosari.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Pihak Satlantas Polresta Deli Serdang angkat bicara terkait kasus dugaan tabrak lari di Jalinsum kawasan Pasar 7 Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa Deli Serdang, Minggu (22/2/2026) malam.
Dalam peristiwa ini ada tiga orang yang menjadi korban termasuk pasangan suami istri. Para korban menaiki 2 sepeda motor yang berbeda.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Deli Serdang, AKP R Gultom menyebut kasus ini masih mereka dalami.
Krisman Lase, pengemudi mobil Daihatsu Sigra BK 1167 ADR yang menabrak korban sudah diamankan untuk menjalani pemerikaaan. Sementara teman wanitanya sudah dijemput oleh pihak keluarga.
Soal isu yang beredar soal penyebab kecelakaan karena adanya perbuatan pengemudi di dalam mobil yang tidak senonoh bersama pasangannya masih belum dapat dipastikan.
Untuk sementara penyebab kecelakaan karena kelalaian.
"Bukan tabrak lari tapi kelalaian dari pada sopir. Sekitar pukul 20.00 ada nabrak satu dan ada nabrak kedua. Jadi ada yang nabrak satu arah dan lawan arah. Penyebab kecelakaan mungkin kelalaian sopir mungkin lagi ngantuk dan cuaca tidak bagus,"ujar R Gultom, Senin (23/2/2026).
Status hukum terhadap pengemudi akan ditentukan lewat gelar perkara. Dijelaskan dari hasil penyelidikan kecelakan terjadi di Jalinsum dekat Simpang Pasar VII Dusun III Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Morawa.
"Semula mobil Sigra ini datang dari arah Medan menuju Tebing Tinggi. Sesampainya di tempat kejadian, mobil berjalan terlalu kekanan jalan dan masuk ke jalur berlawanan arah. Saat berjalan terlalu kekanan jalan dan masuk ke jalur berlawanan arah bertabrakan dengan Vario dan Scoopy yang datang dari arah Tebing Tinggi menuju ke arah Medan sehingga terjadilah kecelakaan tabrakan lalu lintas tersebut," kata Gultom.
Setelah dilakukan pengecekan lokasi, Gultom bilang kondisi gelap dialam harus. Arus lalu lintas sedang kondisi menikung ke kiri arah Ke Medan dan beraspal hotmix. Selain itu terdapat marka jalan garis ganda tidak terputus sebagai pembagi jalur, terdapat marka garis tidak terputus sebagai pembagi lajur, pandangan ke depan bebas tidak terhalang.
"Kita sudah menerima laporan dan mendatangi TKP. Selain itu olah TKP dan ambil keterangan saksi serta cek CCTV sekitar," sebut Gultom.
(dra/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| RSUD Amri Tambunan Angkat Bicara soal Dugaan Penahanan Kakek yang Tak Bisa Bayar Biaya Berobat |
|
|---|
| Kakek di Deli Serdang Ditahan RSUD Amri Tambunan, Tak Bisa Bayar Biaya Berobat Rp 3,4 Juta |
|
|---|
| Polresta Deli Serdang Musnahkan 54,3 Kg Sabusabu dan Ribuan Ekstasi |
|
|---|
| Job Fair Pertama Pemkab Deli Serdang, Ribuan Pencari Kerja Padati Gedung Balairung Lubuk Pakam |
|
|---|
| Polda Sumut Pastikan Oknum Penggeledah Rumah di Patumbak Bukan Tim Siber, Korban Rugi Rp 95 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kondisi-mobil-Daihatsu-Sigra-yang-sudah-diamankan-di-gudang.jpg)