Deli Serdang Terkini
Tunggak Pajak Hiburan AFF U-19, Pemkab Deli Serdang Tunggu Itikad Baik Panitia
Panitia Penyelenggara Piala AFF U-19 sampai saat ini belum juga membayarkan pajak hiburan kepada Pemkab Deli Serdang.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Panitia Penyelenggara Piala AFF U-19 sampai saat ini belum juga membayarkan pajak hiburan kepada Pemkab Deli Serdang.
Meski penyelenggaraan Piala AFF telah berakhir di Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU) namun sampai saat ini Pemkab masih belum tau dimana keberadaan panitia.
Jika tidak beritikad baik untuk membayarkan pajak hiburan ini Pemkab pun berencana untuk langsung berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan.
"Belum (dibayarkan). Kita tunggu sajalah beberapa hari ini bagaimana nanti. Kalau nggak juga (tidak dibayarkan) ya kita koordinasikan sama Kejaksaan. Ya sabar sajalah, dibayarkannya itu," ujar Kabid Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Deli Serdang, M Awal Kurniawan, Senin (15/6/2026).
Informasi yang dihimpun penyelenggaraan Piala AFF U-19 yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang berakhir, Sabtu (13/6/2026).
Pada sore hari terlebih dahulu dilakukan pertandingan Indonesia melawan Kamboja. Kemudian pada malam harinya final Australia melawan Thailand.
Untuk diketahui pajak hiburan ini adalah pajak yang telah dikenakan panitia kepada para penonton saat proses pembelian tiket.
Besarannya 10 persen dari harga tiket yang dijual. Karena sudah dikenakan panitia kepada penonton Pemkab pun saat ini terus mengejar potensi pajak yang telah terkumpul oleh panitia.
"Pajak hiburan ini kewenangan kita memang memungutnya bukan Provinsi. Meski sport center (Stadion SUSU) itu aset Provinsi tapi jadi kewenangan daerah untuk mengutip pajak hiburannya. Sama seperti PBB itu kewenangan Kabupaten Kota," kata Awal.
Sejauh ini pihak Pemkab belum mengetahui secara pasti berapa berapa banyak jumlah tiket yang terjual selama pertandingan Piala AFF di SUSU.
Hal ini lantaran sejak awal pertandingan sampai selesai panitia belum dapat ditemui oleh pihak Bapenda Deli Serdang. Upaya untuk mencari keberadaan panitia pun sudah dilakukan oleh Bapenda mulai dari berkordinasi dengan Dispora Sumut hingga PSSI.
Surat yang dikirimkan oleh Bapenda disebut tidak pernah berbalas dari Dispora Sumut dan PSSI.
"Kita sudah kordinasi sama Bank Sumut (selaku sponsor). Katanya kemarin itukan akan dipertemukan dalam waktu satu dua hari. Ya ini kita tunggu saja mana tau hari rabu nanti bisa ketemu," ucap Awal.
Dari perkiraan pihak Bapenda lebih dari 500 jutaan potensi penerimaan pajak hiburan dari adanya kegiatan Piala AFF U-19.
Sebab selain ditonton puluhan ribu penonton juga punya bebeberapa kategori tiket yang harganya semua diatas 100 ribu.
(dra/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Ratusan Kepala Daerah Bakal Hadiri HUT Apkasi di Deli Serdang, Pemkab Poles Wilayah Lubuk Pakam |
|
|---|
| Ribuan Ayam Mati imbas Pemadaman Listrik, Peternak di Deliserdang Rugi Ratusan Juta |
|
|---|
| Pabrik Pipa di Sunggal Terbakar, Api Diduga Bermula dari Mesin Pengolahan Biji Plastik |
|
|---|
| Sosok Purwa Ningrum, Ketua DPC PKB Deli Serdang yang Baru Ditunjuk Muhaimin Iskandar |
|
|---|
| Modus Pria di Deli Serdang Buka Jasa Live Vulgar Wanita di Medsos, Dibanderol 150 Ribu Sekali Nonton |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Perebutan-tempat-ketiga-timnas-Indonesia-melawan-timnas-Kamboja-pada-111.jpg)