Berita Internasional

Suami Diam-diam Donorkan Sperma demi Uang, Wanita ini Murka dan Ajukan Gugatan Cerai

Seorang istri ajukan gugatan cerai usai tahu suaminya mendonorkan spermanya tanpa izin. Wanita itu merasa dikhianati hingga memutuskan untuk berpisah.

Tayang:
Kompas.com
PASUTRI BERTENGKAR - Ilustrasi seorang istri murka dan ajukan gugatan cerai usai tahu suaminya diam-diam mendonorkan spermanya demi mendapatkan banyak uang 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang istri ajukan gugatan cerai usai tahu suaminya mendonorkan spermanya tanpa izin.

Wanita itu merasa dikhianati hingga memutuskan untuk berpisah.

Dilansir dari Mirror, Selasa (23/12/2025) wanita itu mengatakan suaminya mendonorkan spermanya demi uang.

Dia mengklaim bahwa suaminya sebenarnya sudah pernah mendonorkan sperma sebelumnya.

Hal itu terjadi karena mereka didekati oleh dua orang teman mereka yang mengalami kesulitan untuk hamil.

Temannya tersebut menandatangani perjanjian donor untuk membiayai kehamilan tersebut.

Pasangan itu akhirnya berhasil mendapatkan anak kembar yang sehat.

Sejak saat itu, wanita itu mengalami perselisihan dengan suaminya.

Hal ini lantaran temannya memperlakukan mereka dengan buruk.

Temannya meminta suami wanita itu untuk menyumbangkan lebih banyak sperma 

Mereka ingin anak kembar itu memiliki adik kandung.
 
Wanita itu mengatakan bahwa dia tidak senang dengan permintaan itu.

Dia bahkan melarang suaminya untuk menyumbangkan spermanya lagi.
 
Namun, baru-baru ini, dia mengetahui bahwa suaminya tetap melakukannya.

 "Pagi ini saya mengambil ponsel suami saya. Saya perlu membeli obat, jadi saya mengambil uang dari teleponnya," curhat wanita itu.
 
"Saya melakukannya dan mengirimkannya ke rekening saya."
 
"Ketika saya melakukan hal ini, saya melihat bahwa dia telah menerima uang dari mereka."
 
"Saya melihat pesan-pesannya untuk melihat apakah dia telah melakukan kontak dengan mereka."
 
"Ternyata benar. Mereka menghubunginya lagi dan menawarkan uang yang banyak."
 
"Mereka mengatakan kepada suami saya bahwa saya akan menimbulkan masalah dalam hal ini."

"Jadi mereka meminta suami saya untuk merahasiakan pendonoran tersebut."
 
Wanita tersebut mengatakan bahwa dia mengkonfrontasi suaminya tentang pendonoran tersebut.
 
Namun, dia diberitahu bahwa suaminya tidak membutuhkan izin untuk menghasilkan uang.
 
Wanita itu menjadi marah dan mengancam menceraikannya.

"Tetapi ia tidak takut dengan perceraian itu. Ia bahkan mengatakan setuju untuk bercerai," ungkapnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved