Berita Internasional

Asmara Terlarang Berujung Maut, Suami Tewas di Tangan Istri dan Keponakannya

Aksi keji tersebut ia lakukan diduga karena terobsesi mempertahankan hubungan terlarangnya dengan sang keponakan.

Kompas.com
DIBUNUH ISTRI - Ilustrasi meninggal dunia. Seorang pria bernama Shyam Sundar ditemukan tewas setelah diduga dibunuh oleh istrinya sendiri, Gomti, bersama keponakannya, Sujit. Insiden maut tersebut terjadi diduga karena korban murka saat tahu perselingkuhan istri dan keponakannya 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang istri diduga membunuh suaminya sendiri dan membuang mayatnya di daerah terpencil.

Aksi keji tersebut ia lakukan diduga karena terobsesi mempertahankan hubungan terlarangnya dengan sang keponakan.

Wanita tersebut ingin menikah dengan keponakannya dan meninggalkan suami beserta anak-anaknya.

Dilansir dari India Today, Sabtu (3/1/2026) kejadian ini diketahui terjadi di Uttar Pradesh, India.

Seorang pria bernama Shyam Sundar Saini ditemukan tewas setelah diduga dibunuh oleh istrinya sendiri, Gomti, bersama keponakannya, Sujit.

Polisi mengungkap, pembunuhan itu dipicu hubungan terlarang yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Kasus ini baru terpecahkan hampir 20 hari setelah jasad korban ditemukan di sebuah wilayah terpencil dalam kondisi mengenaskan.

Penyelidikan mengungkap bahwa konflik rumah tangga yang dipicu perselingkuhan berujung pada konspirasi pembunuhan berencana.

Berdasarkan keterangan kepolisian, Gomti dan Sujit diduga menjalin hubungan terlarang selama sekitar delapan bulan.

Hubungan itu kerap memicu pertengkaran di rumah, hingga menimbulkan ketegangan berkepanjangan.

Gomti menolak untuk mengakhiri hubungan gelapnya dengan sang keponakan.

Ia bersikeras mempertahankan hubungan terlarang tersebut dan bahkan bersiap untuk meninggalkan suami serta anak-anaknya.

Dalam penyelidikan, polisi menemukan bahwa kedua tersangka merencanakan pembunuhan bersama-sama.

Pada malam 10 Desember, Shyam Sundar Saini dilaporkan dicekik menggunakan tali.

Lalu ia diserang dengan benda keras hingga meninggal dunia di tempat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved