Berita Internasional

Istri Bongkar Tabiat Suami, Selingkuh dan Bawa Wanita Lain ke Rumah yang Dibangun Bersama-sama

Seorang wanita asal Kamboja mengungkap kisah pilu yang dialaminya setelah menikah dengan pria warga negara Thailand.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PERSELINGKUHAN: Ilustrasi selingkuh. Viral curhat istri diselingkuhi suami, bahkan dilaporkan atas tuduhan-tuduhan palsu. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita asal Kamboja mengungkap kisah pilu yang dialaminya setelah menikah dengan pria warga negara Thailand.

Ia mengaku ditipu secara materi, bahkan kehilangan rumah yang dibangun bersama.

Tak hanya itu, ia juga sempat ditahan dan terancam dipulangkan ke negara asalnya.

Dikutip dari Sanook.com Rabu (7/1/2026), wanita itu bernama Jen. Ia menceritakan bahwa dirinya datang ke Thailand sejak usia tujuh tahun bersama bibi dan pamannya.

Saat masih kecil, ia membantu mengasuh anak dan kemudian ikut mengumpulkan botol bekas serta sampah. Ia tinggal di wilayah Rayong dan mengaku tidak mengetahui status legalitasnya saat itu karena masih terlalu kecil.

Jen mengungkapkan bahwa ia tidak pernah mengenyam pendidikan formal sejak kecil. Setelah dewasa, ia bekerja di proyek konstruksi dan menjadi pelayan restoran. Saat ini, ia menyebut telah memiliki izin kerja dan status tinggal yang sah di Thailand.

Ia bertemu pria Thailand yang kemudian menjadi suaminya saat bekerja di sebuah restoran. Awalnya, pria tersebut merupakan pelanggan biasa.

Setelah menjalin hubungan selama beberapa bulan, keduanya memutuskan untuk hidup bersama. Jen kemudian pindah ke rumah keluarga pria tersebut yang memiliki usaha pabrik kayu.

Meski telah hidup bersama dan dikenal sebagai pasangan suami istri oleh lingkungan sekitar, mereka belum langsung menikah secara resmi.

Selama tinggal di rumah keluarga suaminya, Jen mengaku tidak diterima dengan baik oleh pihak keluarga. Ia menyebut bahwa selama satu tahun pertama, sapaan dan salamnya tidak pernah direspons.

Dalam kehidupan rumah tangga, Jen tetap bekerja dan kemudian mencoba membangun usaha sendiri melalui penjualan daring. Ia mengaku tidak pernah menerima uang dalam jumlah besar dari suaminya.

Untuk memulai usaha, ia bahkan menjual emas tabungan miliknya. Usaha penjualan daring tersebut berkembang pesat dan sempat menghasilkan pendapatan hingga ratusan ribu baht.

Pendapatan tersebut kemudian digunakan untuk membuka berbagai usaha bersama suami, termasuk toko pakaian, toko harga murah, dan usaha lainnya.

Namun, Jen mengaku bekerja sangat keras hingga mengalami keguguran saat tengah melakukan siaran langsung penjualan akibat kelelahan.

Setelah memiliki tabungan, Jen dan suaminya membangun sebuah rumah di Rayong. Rumah tersebut berdiri di atas tanah milik keluarga suami dan didaftarkan atas nama ayah suaminya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved