Berita Internasional
Menikah dengan Gadis Pilihan Ibunya, Pria Ini Kaget Melihat Istrinya pada Malam Pertama Pernikahan
Seorang pria membagikan kisah hidupnya yang berawal dari keputusan menikah bukan karena cinta, melainkan karena menuruti keinginan orang tua.
Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pria membagikan kisah hidupnya yang berawal dari keputusan menikah bukan karena cinta, melainkan karena menuruti keinginan orang tua.
Dalam ceritanya, ia mengaku bahwa sejak awal, pernikahan baginya hanyalah sebuah tahap yang harus dilalui pada usia tertentu, bukan sebuah ikatan yang lahir dari perasaan mendalam.
Dikutip dari Eva.vn Selasa (20/1/2026), ia menuturkan, ketika pekerjaannya telah stabil dan kedua orang tuanya mulai menua, dirinya justru kerap menjadi sasaran pertanyaan dari lingkungan sekitar.
Pertanyaan seperti “Kapan menikah?”, “Sudah punya pacar belum?” terutama saat momen hari raya, hingga terasa lebih melelahkan dibandingkan pekerjaannya sendiri.
Sang ibu disebut sebagai pihak yang paling gelisah melihat kondisi tersebut. Perempuan itu kerap menasihatinya dengan menunjuk putri tetangga yang dikenal pendiam dan telah lama melajang.
Menurut ibunya, gadis tersebut adalah sosok yang baik, hidup tertutup, dan cocok dijadikan pasangan hidup agar rumah tangga berjalan tenang.
Nasihat itu terus diulang hingga akhirnya sang pria menyetujui pernikahan tersebut, meski tanpa dilandasi cinta yang menggebu.
Pernikahan pun berlangsung dalam waktu singkat. Prosesi berjalan lengkap, ucapan selamat datang dari keluarga dan kerabat, serta kebahagiaan sang ibu menjadi pemandangan utama pada hari itu.
Sementara sang istri digambarkan sebagai perempuan yang pendiam dan sedikit bicara, tipe yang kerap dipuji orang tua.
Ia mengungkapkan, malam pengantin yang seharusnya menjadi momen membahagiakan justru berubah menjadi titik paling menegangkan dalam hidupnya.
Ia masuk ke kamar dengan perasaan datar, tanpa antusiasme maupun kegugupan. Namun, ketika melihat istrinya membelakanginya dan mulai berganti pakaian, rasa panik tiba-tiba muncul.
Pria itu menegaskan, kepanikan tersebut bukan disebabkan oleh kondisi fisik istrinya. Ia menggambarkan istrinya sebagai sosok yang kurus, sederhana, dan agak canggung.
Rasa takut justru datang dari dalam dirinya sendiri, berupa kekhawatiran akan tanggung jawab besar yang tiba-tiba harus dipikul, serta kesadaran bahwa hidupnya tidak lagi sepenuhnya menjadi miliknya.
Ia juga mengaku merasa bersalah karena telah menikahi putri orang lain, namun belum mampu membuka hati dan meruntuhkan jarak emosional di antara mereka.
Pada malam itu, ia hanya bisa terdiam, sementara sang istri menatapnya dengan raut cemas dan malu. Tidak ada percakapan yang terjadi, dan malam pengantin pun berlalu dalam keheningan.
| Iran Berhasil Pukul Mundur Kapal Perang AS dari Selat Hormuz, Hanya Kapal Sipil Diizinkan Lewat |
|
|---|
| 3 Poin Utama Penyebab Perundingan AS dan Iran Masih Buntu, Kini Gencatan Senjata Sampai Lebanon |
|
|---|
| Pengantin Batalkan Pernikahan Seminggu sebelum Acara, Calon Suami Kepergok Tidur dengan Wanita Lain |
|
|---|
| Istri Histeris setelah Pergoki Suaminya Selingkuh dengan Rekan Kerja |
|
|---|
| Ultimatum Iran, Presiden AS Donald Trump: Jika Negoisasi Gagal, Serangan Besar Siap Diluncurkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-pernikahan-Seorang-wanita-memutuskan-membatalkan-pernikahan.jpg)