Breaking News

Berita Internasional

Viral Pria Diduga Lecehkan Sapi Peliharaannya, Warga Ngamuk hingga Membakar Toko-toko dan Kendaraan

Viral video yang diduga menunjukkan seorang pria melakukan pelecehan terhadap seekor sapi di media sosial.

Tayang:
INDIA TODAY
PRIA LECEHKAN SAPI - Warga setempat merusak dan membakar beberapa toko dan kendaraan di distrik Betul, Madhya Pradesh, setelah seekor sapi diduga jadi korban pelecehan oleh pemiliknya sendiri. 

TRIBUN-MEDAN.com - Viral video yang diduga menunjukkan seorang pria melakukan pelecehan terhadap seekor sapi di media sosial.

Rekaman viral tersebut memicu kemarahan netizen dan warga setempat, yang menyebabkan pembakaran dan perusakan toko serta kendaraan.

Dilansir dari India Today, Rabu (4/2/2026) kejadian viral ini diketahui terjadi di distrik Betul, Madhya Pradesh, India.

Kericuhan bermula di Damjipura ketika beberapa warga menggelar protes terhadap insiden tersebut setelah video itu tersebar.

Menurut keterangan polisi, sapi yang diduga jadi korban pelecehan manusia adalah milik tersangka.

Ketegangan segera meningkat menjadi kekerasan, ketika sekelompok massa membakar bengkel perbaikan ban.

Bengkel perbaikan ban tersebut diduga terkait dengan tersangka.

Kekerasan kemudian berubah menjadi kebakaran yang menyebar ke tempat usaha lain, termasuk toko elektronik, salon kecantikan, toko perkakas keliling, dan toko suku cadang mobil.

Beberapa warga yang panik kemudian memanggil pihak kepolisian dan pemadam kebakaran.

Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dan berhasil memadamkan api setelah upaya yang panjang.

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, meskipun kerugian harta benda diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut laporan media, kemarahan menyebar dengan cepat setelah video tersebut beredar di media sosial.

Selama kekacauan tersebut, setidaknya tujuh toko dibakar, sementara empat mobil, empat sepeda motor, dan sebuah rumah dirusak.

Personel kepolisian dari distrik terdekat dikerahkan untuk mengendalikan situasi, mengimbau agar tetap tenang, dan meningkatkan keamanan di daerah-daerah sensitif.

Pihak kepolisian mengatakan bahwa kini mereka telah menangkap dan mengamankan tersangka.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved