Berita Internasional

Viral Wanita Tua Diduga Ditinggalkan Keluarganya, Menangis Minta Tolong di Halte Bus

Viral video seorang wanita berusia 80 tahun duduk sendirian dan menangis di halte bus yang ramai.

Tayang:
INDIA TODAY
TANGIS WANITA TUA - Viral wanita tua berusia 80 tahun menangis di salah satu halte bus yang terletak di Madhya Pradesh, India. Ia diduga ditelantarkan dan diperlakukan dengan buruk oleh putranya yang berprofesi sebagai guru 

TRIBUN-MEDAN.com -  Viral video seorang wanita berusia 80 tahun duduk sendirian dan menangis di halte bus yang ramai.

Wanita lanjut usia tersebut diduga sengaja ditinggalkan oleh keluarganya sendiri di halte bus.

Wanita itu terlihat dalam keadaan sangat tertekan dan memohon bantuan dari orang-orang di sekitarnya.

Dilansir dari India Today, Jumat (6/2/2026) video viral tersebut diketahui terjadi di Madhya Pradesh, India.

Menurut laporan media, wanita tersebut ditinggalkan di halte bus setelah terjadi perselisihan keluarga.

Seorang pria yang merekam video viral tersebut menjelaskan situasi di halte bus.

Ia mengatakan wanita tua tersebut adalah ibu dari seorang guru pria di sekolah.

Pria itu mengatakan wanita tua tersebut diperlakukan dengan buruk oleh menantu perempuannya.

Kini wanita tersebut akan pergi ke rumah putrinya, namun ia tidak memiliki uang yang cukup dan lupa dengan alamat rumah putrinya.

"Dia adalah seorang ibu dari guru pria di salah satu sekolah. Nama guru pria itu Suresh dan istrinya memperlakukan wanita tua ini dengan buruk," jelas pria tersebut.

"Wanita tua ini sekarang akan pergi ke rumah putrinya."

Lebih lanjut, pria itu menyoroti kondisi wanita tua tersebut.

“Lihatlah situasinya. Bahkan setelah menjadi guru, orang-orang tidak mampu merawat ibu mereka."

"Wanita itu banyak menangis.”

Pernyataan tersebut, meskipun belum terverifikasi, telah meningkatkan kemarahan dan kekhawatiran publik.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved