Berita Internasional
Dipaksa Mertua Jual Diri, Wanita Ini Pilih Mengakhiri Hidupnya
Seorang wanita berusia 22 tahun diduga bunuh diri setelah mengalami pelecehan mental yang terus-menerus dari suami.
Penulis: Rena Elviana Purba | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita berusia 22 tahun diduga bunuh diri setelah mengalami pelecehan mental yang terus-menerus dari suami dan mertuanya.
Korban ditemukan meninggal dunia di kediamannya dalam kondisi tragis.
Ia meninggalkan seorang bayi perempuan yang berusia 11 bulan.
Dilansir dari India Today, Rabu (25/2/2026) kejadian ini diketahui terjadi di Uttar Pradesh, India.
Korban yang diidentifikasi sebagai Anjanabai, diketahui sudah menikah selama tiga tahun.
Berdasarkan pengaduan ayah korban, mereka telah melaporkan suami putrinya, ibu mertuanya dan ayah mertuanya ke pihak kepolisian.
Pengaduan tersebut menuduh adanya pelecehan mental terus-menerus, pertengkaran yang sering terjadi.
Suami korban, Shekhar dikabarkan sering pulang larut malam akibat bisnisnya.
Shekhar biasanya pulang ke rumah setiap hari antara pukul 11 dan 12 malam.
Anjanabai keberatan dan meminta suaminya untuk pulang lebih awal.
Ketika masalah ini disampaikan kepada mertuanya, mereka membela pria tersebut.
Mereka berpendapat bahwa bisnisnya berlanjut hingga larut malam dan korban harus menyesuaikan diri.
Mertuanya juga diduga bertengkar dengannya, mengatakan bahwa dia tidak becus dan tidak tahu cara memasak.
Pelapor selanjutnya mengatakan bahwa Anjanabai telah memberitahu keluarga bahwa suami dan mertuanya sedang melecehkannya.
"Putri saya juga memberi tahu saya melalui telepon bahwa ibu mertuanya diduga menjalin hubungan terlarang," ungkap ayah korban.
| Istri dan Selingkuhan Kepergok Berhubungan di Mobil, Suami Cedera saat Halangi Keduanya Kabur |
|
|---|
| Usai Trump Putuskan Gencatan Senjata, Nasib Netanyahu Terpojok, Dianggap Gagal Capai Target |
|
|---|
| Suami Selingkuh Lagi meski Sudah Diberi Kesempatan Kedua, Istri Putuskan Cerai setelah Melahirkan |
|
|---|
| Tak Gratis, Iran Tetap Berlakukan Tarif 34 M per Kapal Melintasi Selat Hormuz Meski Gencatan Senjata |
|
|---|
| Iran Umumkan Tarif Lewat Selat Hormuz Harus Bayar Pakai Bitcoin, 800 Kapal Tanker Masih Tertahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-mayat-1.jpg)