Kesehatan

Ciri Anak Terpapar Cacing Gelang, Ini 7 Obat yang Bisa Mengatasi Infeksi Parasit

Cacing gelang adalah parasit berbentuk bulat dan panjang yang termasuk dalam kelompok nematoda (roundworms).

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Freepik
CACINGAN- Ilustrasi seorang anak yang terpapar cacing gelang atau cacingan. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Cacing gelang adalah parasit berbentuk bulat dan panjang yang termasuk dalam kelompok nematoda (roundworms).

Nama ilmiahnya adalah Ascaris lumbricoides.

Cacing ini hidup di dalam usus manusia dan dapat tumbuh hingga panjang sekitar 15-35 cm.

Cacing gelang merupakan parasit yang memanfaatkan tubuh manusia sebagai inang untuk berkembang biak.

Menurut para ahli dan peneliti, cacing gelang ini bisa bertelur sebanyak 100.000 hingga 200.000 perhari.

Baca juga: VIRAL Balita di Sukabumi Cacingan Hingga 1 Kg, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

PENYAKIT CACINGAN: Menggaruk-garuk pantat salah satu tanda-tanda dari penyakit cacingan. (lustrasi/twitte)
PENYAKIT CACINGAN: Menggaruk-garuk pantat salah satu tanda-tanda dari penyakit cacingan. (lustrasi/twitte) (twitter)

Bayangkan saja bagaimana jika cacing gelang menginfeksi manusia.

Tentu sangat berbahaya dan dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Karenanya, setiap kita harus waspada dengan paparan cacing gelang ini, khususnya anak-anak.

Penyebaran parasit cacing gelang biasanya melalui media tanah.

Anak-anak yang sering main tanah lebih besar potensinya terpapar parasit cacing tanah ini.

Baca juga: APAKAH KAMU CACINGAN? Jangan Remehkan Bahaya Penyakit Cacingan, Begini Cara Mengenali Tanda-tandanya

Karenanya, sebisa mungkin anak dilarang bermain tanah.

Tujuannya tentu saja untuk kesehatan di kemudian hari.

Jangan sampai anak terpapar cacing gelang dan menimbulkan masalah serius bagi kesehatannya di kemudian hari.

Penularan Cacing Gelang

  • Mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi telur cacing gelang.

  • Kontak dengan tanah, air, atau benda yang mengandung telur cacing, terutama di lingkungan yang kurang bersih atau sanitasi buruk.

  • Telur cacing menetas menjadi larva dalam usus, kemudian larva menembus dinding usus dan dapat berpindah ke paru-paru. Setelah tumbuh dewasa, cacing kembali ke usus dan berkembang biak menghasilkan telur yang dikeluarkan melalui feses.

  • Siklus ini dapat terulang jika sanitasi dan kebersihan tidak dijaga.

Baca juga: Sekda Asahan Beri Obat Pencegah Cacingan di UPTD SDN 010076 Pondok Bungur

Ilustrasi cacingan
Ilustrasi cacingan (CGN089)

Ciri-ciri anak yang terpapar cacing gelang adalah:

  • Gatal di sekitar anus, terutama pada malam hari.

  • Gangguan pencernaan seperti sakit perut, mual, atau diare.

  • Berat badan menurun atau pertumbuhan terhambat karena nutrisi terserap oleh cacing.

  • Nafsu makan berkurang.

  • Pada infeksi berat, bisa terjadi penyumbatan usus.

  • Anak mudah lemas dan lesu karena anemia atau kekurangan gizi akibat parasit mengambil nutrisi.

  • Kadang terlihat cacing di tinja atau keluar lewat mulut.

Infeksi cacing gelang terutama menyerang anak-anak yang tinggal di lingkungan dengan kebersihan kurang terjaga.

Penanganan yang tepat dan menjaga kebersihan adalah kunci mencegah infeksi cacing gelang agar anak-anak sehat dan tumbuh optimal.

Obat yang Dapat Mengatasi Cacing Gelang

Ada beberapa obat yang dapat mengatasi masalah cacing gelang ini.

Namun, penggunaan obat tersebut tentunya harus melalui resep dan rujukan dokter.

Anda tidak boleh sembarangan membeli obat.

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang paham akan kondisi anak.

Jika sudah dikonsultasikan, maka segera beli obat tersebut.

Inilah obat yang umum dikonsumsi untuk mengatasi masalah cacing gelang.

Cacing gelang di mata 
Cacing gelang di mata  (Saostar)
  1. Mebendazole
    Obat ini efektif membunuh dan mengeluarkan cacing gelang serta jenis cacing lain seperti cacing tambang dan cacing kremi. Cara kerjanya dengan mengganggu proses penyerapan glukosa dalam tubuh cacing sehingga cacing mati perlahan dan dikeluarkan melalui tinja.

  2. Albendazole
    Albendazole adalah obat antihelmintik yang juga digunakan untuk membasmi infeksi cacing gelang. Obat ini menghambat metabolisme cacing sehingga mereka kehilangan energi dan mati. Tersedia dalam bentuk tablet dan tablet kunyah.

  3. Pirantel Pamoat
    Obat ini membuat cacing menjadi lumpuh sehingga mudah dikeluarkan dari tubuh. Cocok untuk infeksi cacing gelang dan cacing kremi. Bisa diperoleh tanpa resep dokter namun tetap harus mengikuti dosis yang dianjurkan.

  4. Ivermectin
    Ivermectin digunakan untuk mengobati infeksi cacing gelang, terutama kasus yang berat atau sulit diatasi obat lain. Biasanya dikonsumsi sebelum makan dengan resep dokter.

  5. Praziquantel
    Obat ini biasa dipakai untuk mengobati jenis cacing yang hidup di aliran darah, hati, dan sistem pencernaan. Bisa juga digunakan untuk infeksi cacing gelang dengan resep dokter.

  6. Levamisole
    Fungsinya membuat cacing menjadi lumpuh dengan menghambat enzim tertentu pada cacing. Ini menyebabkan cacing mati dan bisa dikeluarkan.

  7. Piperazine
    Cara kerjanya melumpuhkan cacing, membantu tubuh mengeluarkannya. Biasanya diresepkan oleh dokter untuk infeksi cacing gelang.

(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved