Mandi Air Panas dengan Pemandangan Gunung Sibayak

Pegunungan, bukit, dan pepohonan membuat tempat yang asri ini cocok untuk sejenak melepaskan penat pelancong dari rutinitas.

Tribun Medan/Silfa Humairah
Salah satu pemandian air panas di kaki Gunung Sibayak 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Silfa Humairah

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Tertarik berwisata di pemandian sumber air panas? Pemandian air panas atau hot spring di Desa Rajaberneh, Berastagi, yang berada tepat di bawah kaki gunung Sibayak menjadi destinasi yang tepat.

Obyek wisata tersebut menjadi tempat favorit pelancong dari Medan dan sekitarnya untuk menghabiskan waktu.

Pegunungan, bukit, dan pepohonan membuat tempat yang asri ini cocok untuk sejenak melepaskan penat pelancong dari rutinitas.

Dari lokasi pemandian ini, kawah luar Gunung Sibayak menjadi sajian pemandangan yang menarik. Kawah gunung itu masih aktif mengeluarkan asap sulfatara. Asap itu sering meliuk ditiup angin gunung sebelum akhirnya menghilang.

Ini menjadi pemandangan yang cukup mengobati rasa lelah sembari duduk berendam air belerang di dalam kolam air panas.

Pemandian yang berjarak sekitar 60 kilometer dari Medan ini memiliki 10 tempat tempat mandi air belerang yang komersil, salahsayunya Pemandian Ginting yang ada di ujung jalan desa Raja Berneh.

Areal parkirnya luas dan yang terpenting, kolamnya banyakdanberlantai dan dinding keramik, bahkan ada yang VIP.

Kolam VIV menawarkan pengunjung menentukan sendiri tingkat privasi yang diinginkannya dengan memiliki kolam, kamar mandi dan area pondok bersantai dengan dinding pembatas dan pagar sebagai pembatas dengan kolam lainnya.

Amon, pegawai, menuturkan ada sekitar 10 kolam yang ditawarkan dengan tingkat panas yang berbeda dan tingkat keprivatan yang berbeda pula.

"Jika pergi dengan keluarga sebaiknya anda memilih kolam privat, sehingga bisa leluasa menggunakan kolam dan bebas melakukan euforia selfie atau berbinjang antara anggota kerabat tanpa harus takut mengganggu pengunjung lain atau dilihat orang lain," katanya.

Kolam private lebih seperti kolam seluas 7x10 dengan dinding setengah tinggi orang dewasa, tanpa atap dan pintu pagar untuk keluar masuk. Area kolam cukup lapang untuk sekitar 5-15 orang di dalamnya, lengkap dengan kamar mandi pribadi dan tempat bersantai.

"Pemandian air panas belerang khasiatnya itu sama, tetapi pemandangannya yang berbeda. Hal itu yang dirasakan pengunjung hingga memilih objek wisata pemandian air panas di kawasan Rajaberneh," katanya.

Untuk masuk kolam di dalam komplek ini. Pengunjung cukup membayar biaya masuk Rp 5 ribu per orang, dan sudah bebas memilih mau menggunakan kolam yang mana.

Pria atau wanita, bisa bisa bergabung dalam satu kolam. Jika mau menggunakan kolam yang VIP atau private tinggal menambah biaya Rp50 ribu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved