Setelah Diretas, Kini Situs Web Pemkab Dairi Mati Total
Usai diberitakan mengalami eror pada Rabu (12/2/2020) kemarin, situs web resmi Pemkab Dairi: https://dairikab.go.id/ kini mati alias tak bisa diakses
Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase
TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Usai diberitakan mengalami eror pada Rabu (12/2/2020) kemarin, situs web resmi Pemkab Dairi: https://dairikab.go.id/ kini mati alias tak bisa diakses sama sekali. Padahal, sebelumnya masih dibuka, walaupun eror.
Ketika kembali dikunjungi, Minggu (16/2/2020), situs Pemkab Dairi ini sudah tak bisa lagi dibuka.
"This site can't be reached, dairikab.go.id's server IP address could not be found," begitu bunyi tulisan yang ditampilkan situs.
Dalam Bahasa Indonesia berarti situs ini tidak dapat dihubungi, alamat IP server dairikab.go.id tidak dapat ditemukan.
Beberapa situs terkait pun ikut-ikutan mati. Sebut saja, aplikasi e-perencanaan Bappeda Dairi, http://e-perencanaan.dairikab.go.id/, atau laman situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), http://lpse.dairikab.go.id/.
Malahan, menurut informasi dihimpun Tribun Medan, situs web http://e-perencanaan.dairikab.go.id/ atau http://103.15.242.139/ sempat diretas.
Saat dikunjungi, situs menampilkan lambang hati yang patah terbelah dua dan tulisan "Hacked by: #No_IDentiTy".
Bisa jadi, otak di balik peretasan itu patah hati dengan Pemkab Dairi, karena merasa dikecewakan.
Gara-gara situs e-perencanaan diretas, proses pembangunan otomatis terhambat.
"Iya, kami sudah tahu itu. Mulai terganggu sebetulnya sejak pertengahan Januari 2020 kemarin," kata Plt Kepala Bappeda Kabupaten Dairi, D Romedi Bangun, saat dikonfirmasi Tribun Medan via seluler, Minggu (16/2/2020).
Romedi mengaku, tak tahu kapan persisnya situs e-perencanaan diretas, sebab dikelola oleh Dinas Kominfo.
Ia membenarkan, pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat kecamatan tertunda gara-gara ini.
Seharusnya, kata dia, musrenbang tingkat kecamatan sudah berjalan di bulan Februari ini.
"Bila hal ini tak segera teratasi, Bappeda akan memanfaatkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah punya Kemendagri" ujar Romedi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/situs-diretas.jpg)