Wisudawati Terbaik UMN Alwashliyah Dapat Hadiah Rp5 Juta

Universitas Muslim Nusantara (UMN) AL Washliyah menggelar pelantikan wisuda ke 45 di Ballroom Selecta Jalan Listrik, Medan, Sabtu (22/2/2020).

Tribun Medan/Kartika Sari
Wisuda Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah ke 45 yang melantik 774 wisudawan di Ballroom Selecta Medan, Sabtu (22/2/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Universitas Muslim Nusantara (UMN) AL Washliyah menggelar pelantikan wisuda ke 45 di Ballroom Selecta, Medan, Sabtu (22/2/2020).

UMN Al Washliyah melantik 774 wisudawan yang terdiri dari sarjana dan magister dari masing-masing program studi diantaranya 240 orang dari Pendidikan, 104 orang dari Farmasi, 332 orang dari Ekonomi, 22 orang dari Hukum, dan 5 orang dari Sastra.

Acara wisuda ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Zainut Tauhid Sa'adi, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Bahdin Nur Tanjung, Ketua Umum Al Washliyah Yusnar Yusuf, dan Rektor Al Washliyah Labuhan Batu Basyarul Ulya Nasution dan ribuan peserta tamu undangan yang turut menyaksikan proses berlangsungnya wisuda.

Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Zainut Tauhid Sa'adi mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Ia berharap bahwa kedepannya lulusan ini dapat bermanfaat terhadap masyarakat luas atas ilmu yang ditimba di UMN Al Washliyah Medan.

"Selamat kepada wisudawan yang sudah menuntaskan studi di UMN Al Washliyah. Saya yakin para orang tua turut berbahagia pada hari ini. Saya berharap ilmu pengetahuan dan pengalaman selama kuliah dapat amalan kepada masyarakat luas sehingga masyarakat dan kita semua mendapat keberkahan dan ilmu dari wisudawan," ujar Zainut.

Rektor UMN Al Washliyah, Dr Hardi Mulyono SE MAP juga memberi masukan dan wejangan kepada para lulusan yang dilantik pada hari tersebut. Ia menuturkan bahwa menjadi sarjana saja tidak cukup untuk berkiprah di masyarakat.

"Sarjana belum cukup untuk menjadi kalian berkiprah di tengah masyarakat. Unsur penting ada kejujuran dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan dunia luar. Mencari pekerjaan atau menciptakan lapangan kerja baru. Teruslah belajar di area yang lebih luas yaitu masyarakat. Jangan pernah puas dengan ilmu yang kalian dapatkan," tutur Hardi.

Dalam pelantikan wisuda ini, UMN juga mengumumkan peraih IPK tertinggi Fakultas dan Universitas yang diraih oleh Bunga Shazuka dari Fakultas Ekonomi.

Bunga Shazuka, peraih IPK tertinggi 3,81 pada wisuda angkatan ke 45 ini berasal dari Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi 2015. Ia mengungkapkan rasa syukurnya mampu memberikan yang terbaik untuk orang tuanya.

"Alhamdulillah dan terima kasih yang sebesarnya untuk pihak yg selama ini mendukung saya. Baik pihak keluarga, kampus dan teman sekalian. Saya merasa terharu dan masih merasa tidak menyangka karena saya merasa belum ada apa-apanya," tutur Bunga.

Atas keberhasilannya meraih IPK tertinggi, ia mendapat apresiasi berupa uang tabungan senilai Rp 5 juta. Bunga juga berbagi tips untuk meraih IPK yang stabil atau meningkat.

"Tipsnya sih doa dan usaha yah kak. Intinya tetap aktif di segala bidang akademik dan berusaha semampunya untuk menjadi yang terbaik dari yang terbaik," ujar Bunga.

Bunga juga kedepannya punya target khusus setelah tamat berencana untuk mengambil kembali jenjang S2.

"Insya allah, ke depannya setelah ini pasti akan mencari kerja, dan Insya Allah ada rezeki bisa nyambung S2," harapnya. (cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved