Polisi Kumpulkan CCTV Ungkap Teror Terhadap Tokoh Pemekaran di Sergai

Aksi teror terhadap tokoh pemekaran Kabupaten Sergai belum terungkap. Polisi kumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/INDRA
WAKIL Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya (peci hitam) ketika berkunjung ke rumah David Purba yang sengaja diduga dibakar oleh orang tak dikenal (OTK) Selasa (21/7/2020). 

T R I B U N-M E D A N.COM,RAMPAH-Polres Serdangbedagai (Sergai) saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait aksi teror yang dialami David Purba, tokoh pemekaran Kabupaten Sergai yang rumahnya dibakar orang tidak dikenal (OTK).

Menurut Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, pihaknya fokus mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar kediaman David yang berada di Jalan Kabupaten, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai.

"Di situ memang ada CCTV, namun agak jauh dan tidak bisa menangkap situasi di depan rumah," kata Robin, Rabu (22/7/2020).

Peneror Tokoh Pemekaran Kabupaten Sergai Mondar-mandir Naik Motor, Korban Curigai Seseorang

Kendati demikian, lanjut Robin, untuk menguatkan proses penyelidikan, anggotanya sudah mengumpulkan keterangan dari warga dan sejumlah saksi. Ada 12 orang yang saat ini sudah dimintai keterangannya.

"Berkaitan dengan keterangan korban yang merasa punya firasat (akan diserang), itu kan tidak bisa dijadikan bukti.

Tapi dia menegaskan bahwa ini enggak ada hubungannya dengan Kabupaten Serdangbedagai," kata Robin.

Saat ini, sambungnya, Tim Labfor masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Kisah Camp Bucca, Penjara AS di Irak Lahirkan Teroris Terkejam Dunia, Termasuk Abu Bakar al-Baghdadi

Penyidik juga bekerja keras untuk menangkap pelakunya.

Sementara itu, Kasubdit III/Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Kompol Taryono Raharja mengatakan pihaknya turut membantu proses penyelidikan aksi teror ini.

"Kami sifatnya memback-up saja," kata Taryono. Ia mengatakan, saat ini timnya masih menunggu hasil pemeriksaan Tim Labfor di lapangan.

Sebab, kata Taryono, pemeriksaan Tim Labfor itu kan butuh waktu.

Satu Keluarga di Pasuruan Diteror Lempar Bom Ikan saat Tidur Pulas, Satu Tewas, 2 Luka-luka

"Kita tunggu lah hasil labfornya seperti apa. Ini kan kita belum tahu juga, apakah dibakar atau terbakar," katanya.

Terpisah, David Purba yang coba dikonfirmasi Tribun Medan belum bisa dihubungi.

Nomor selularnya sibuk. Konfirmasi lewat pesan What'sApp juga belum berbalas.(dra/mft)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved