Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Matematika Kelas 7: Bilangan Rasional dan Irasional

Materi belajar matematika Kelas 7 SMP tentang pengertian bilangan rasional dan irasional.

HO / Tribun Medan
Belajar Bilangan Rasional dan Irasional 

TRIBUN-MEDAN.com - Materi belajar matematika Kelas 7 SMP tentang pengertian bilangan rasional dan irasional.

Bilangan rasional dan irasional adalah bagian dari jenis bilangan riil, yang bisa dituliskan dalam bentuk desimal, namun tentu saja keduanya memiliki perbedaan yang memisahkan keduanya walaupun sama-sama bagian dari bilangan riil.

Lalu apa yang menjadi pembeda antara keduanya?

Bilangan Rasional

Yang pertama kali akan kita bahas adalah bilangan rasional.

Bilangan rasional sendiri adalah sebuah bilangan yang dapat dinyatakan ke dalam bentuk sembarang pecahan ab , dengan beberapa ketentuan seperti, a dan b adalah bilangan bulat di mana bilangan a melambang kan pembilang dan b merupakan penyebut bilangan rasional, dan juga b ≠ 0.

Jika penyebut dari bilangan pecahan atau rasional ini bernilai 0, maka bilangan ini menjadi tidak terdefinisi. 

Jika diubah menjadi pecahan desimal, maka angkanya akan berhenti di suatu bilangan tertentu yang akan membentuk pola pengulangan.

Agar bisa lebih memahami hal ini dengan baik, mari kita lihat contoh berikut ini:

Mungkin gambar teks yang menyatakan 'Contoh pecahan: Contoh desimal: 1 2 atau 10 atau 11 Contoh operasi bilangan rasional: 90909090... ad a..c a.c b.d dan ¥0 a.d 6°ab.c'

Bilangan rasional juga bisa diklasifikasikan kembali menjadi bilangan bulat, bilangan cacah, bilangan asli, dan kelompok bilangan lainnya yang menjadi bagian dari bilangan rasional.

Bilangan rasional juga bisa diklasifikasikan kembali menjadi bilangan bulat, bilangan cacah, bilangan asli, dan kelompok bilangan lainnya yang menjadi bagian dari bilangan rasional.

Setelah mengetahui apa itu bilangan rasional sekaligus memahami contoh-contohnya, kini saatnya kita membahas bentuk bilangan riil selanjutnya.

Bilangan Irasional

Bilangan irasional adalah bilangan yang tidak bisa diubah kedalam bentuk pecahan biasa ab, dan apabila kita mencoba untuk merubahnya ke dalam bentuk pecahan desimal, maka angkanya tidak akan berhenti, dan juga tidak memiliki pola tertentu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved