Temuan Mayat di Indekos Medan
Kematian Mahasiswi UNIMED, Diduga Ada Sejumlah Luka Memar Hingga Handphone Pecah Terbelah
Beberapa diantaranya dibawah ketiak kiri, lutut hingga bagian organ vitalnya berdarah.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
"Belakangan tidak ada yang ganjil maupun mencurigakan. Tetapi, kata mamaknya hari Selasa, melalui WhatsApp dia ngeluh sakit kepala dan suaranya hilang,"kata Mangatur Naibaho, Jumat (13/3/2026).
Maria Agustina Naibaho merupakan anak ke tiga dari tiga bersaudara.
Ia berkuliah di Universitas Negeri Medan (UNIMED) dan tinggal di indekos.
Ayah almarhum, Mangatur Naibaho mengaku syok mendengar kabar kematian putrinya.
Dirinya mendapat informasi anaknya meninggal dunia ketika di dalam bus dari Pekanbaru hendak pulang, Kamis (12/3/2026) malam, sekira pukul 20:00 WIB.
Tiba-tiba, handphonenya berdering mendapat telepon dari rekannya.
Disinilah ia mendapat informasi kalau Maria Agustina sudah meninggal dunia, di dalam kamar indekosnya.
"Saya tahunya tadi malam, ketika dalam perjalanan di Pekanbaru sekitar pukul 20:00 WIB. Sahabat menghubungi saya,"kata Mangatur Naibaho, Jumat (13/3/2025) di RS Bhayangkara TK II Medan.
"Keluarga gak hubungi saya karena saya dalam perjalanan,"sambungnya.
Sebelumnya, penghuni indekos dan warga sekitar Jalan Rela, Kecamatan Medan Perjuangan pada Kamis (12/3/2026) malam akhirnya mendadak heboh.
Salah satu penghuni indekos ditemukan meninggal dunia, dan mulai mengeluarkan bau tak sedap.
Penemuan mayat pertama kali diketahui oleh pacar korban, Sanggam Elroi Marbun yang mendatangi kost korban di Jalan Rela, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, sekitar pukul 20.00 WIB.
Karena tidak adanya sahutan dari dalam kamar dan pintu dalam keadaan terkunci, Sanggam kemudian menyuruh kedua temannya untuk mendobrak pintu kamar korban.
Saat pintu terbuka, Sanggam menemukan korban sudah meninggal dunia dan tercium bau busuk dari kamar korban.
Kemudian Sanggam dan temannya kemudian memanggil Ibu Kost dan melaporkan kepada Pihak Kelurahan dan Polsek Medan Tembung.
Menurut Kompol Ras Maju Tarigan, di jenazah korban tidak ada ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
"Jadi korban itu masih ngomong sama mamanya dibilang demam,"katanya.
(Cr25/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Polda Sumut Selidiki Laporan Kejanggalan Kematian Mahasiswi Unimed, Anak Anggota DRPD Tebingtinggi |
|
|---|
| Wali Kota Tebingtinggi Melayat ke Rumah Duka Maria boru Naibaho yang Tewas di Indekos Kota Medan |
|
|---|
| Kejanggalan Kematian Maria br Naibaho, Keluarga Duga Ada Memar dan Handphone Terpecah Belah |
|
|---|
| Diprediksi Meninggal Lebih dari Dua Hari di Kamar Kos, Maria Naibaho Harusnya Jadi Sarjana Tahun Ini |
|
|---|
| 2 Hari sebelum Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Mahasiswi Unimed Maria Naibaho Bilang Sakit ke Ibu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Momen-keluarga-Agustina-Naibaho-23-mahasiswi.jpg)