Temuan Mayat di Indekos Medan

Kematian Mahasiswi UNIMED, Diduga Ada Sejumlah Luka Memar Hingga Handphone Pecah Terbelah

Beberapa diantaranya dibawah ketiak kiri, lutut hingga bagian organ vitalnya berdarah.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
Momen keluarga Agustina Naibaho (23), mahasiswi Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang ditemukan tewas di kamar indekosnya berkumpul di RS Bhayangkara TK II Medan, Jumat (13/3/2025). Jenazah Maria akan dimakamkan di kampung halaman ayahnya, di Desa Sirube-rube Gunung Purba, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun. 

"Belakangan tidak ada yang ganjil maupun mencurigakan. Tetapi, kata mamaknya hari Selasa, melalui WhatsApp dia ngeluh sakit kepala dan suaranya hilang,"kata Mangatur Naibaho, Jumat (13/3/2026).

Maria Agustina Naibaho merupakan anak ke tiga dari tiga bersaudara.

Ia berkuliah di Universitas Negeri Medan (UNIMED) dan tinggal di indekos.

Ayah almarhum, Mangatur Naibaho mengaku syok mendengar kabar kematian putrinya.

Dirinya mendapat informasi anaknya meninggal dunia ketika di dalam bus dari Pekanbaru hendak pulang, Kamis (12/3/2026) malam, sekira pukul 20:00 WIB.

Tiba-tiba, handphonenya berdering mendapat telepon dari rekannya.

Disinilah ia mendapat informasi kalau Maria Agustina sudah meninggal dunia, di dalam kamar indekosnya.

"Saya tahunya tadi malam, ketika dalam perjalanan di Pekanbaru sekitar pukul 20:00 WIB. Sahabat menghubungi saya,"kata Mangatur Naibaho, Jumat (13/3/2025) di RS Bhayangkara TK II Medan.

"Keluarga gak hubungi saya karena saya dalam perjalanan,"sambungnya.

Jenazah Maria Agustina Naibaho (22), mahasiswi Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya baru selesai diautopsi di RS Bhayangkara TK II Medan, Jumat (13/3/2025).
Jenazah Maria Agustina Naibaho (22), mahasiswi Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya baru selesai diautopsi di RS Bhayangkara TK II Medan, Jumat (13/3/2025). (TRIBUN MEDAN/LinkedIn)

Sebelumnya, penghuni indekos dan warga sekitar Jalan Rela, Kecamatan Medan Perjuangan pada Kamis (12/3/2026) malam akhirnya mendadak heboh.

Salah satu penghuni indekos ditemukan meninggal dunia, dan mulai mengeluarkan bau tak sedap.

Penemuan mayat pertama kali diketahui oleh pacar korban, Sanggam Elroi Marbun yang mendatangi kost korban di Jalan Rela, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, sekitar pukul 20.00 WIB.

Karena tidak adanya sahutan dari dalam kamar dan pintu dalam keadaan terkunci, Sanggam kemudian menyuruh kedua temannya untuk mendobrak pintu kamar korban.

Saat pintu terbuka, Sanggam menemukan korban sudah meninggal dunia dan tercium bau busuk dari kamar korban.

Kemudian Sanggam dan temannya kemudian memanggil Ibu Kost dan melaporkan kepada Pihak Kelurahan dan Polsek Medan Tembung.

Menurut Kompol Ras Maju Tarigan, di jenazah korban tidak ada ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Jadi korban itu masih ngomong sama mamanya dibilang demam,"katanya.

(Cr25/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved