Berita Medan

Kawasan Kesawan dan Warenhuis Diplot Jadi Ikon Wisata Dunia, Dispar Medan Gandeng PWPM

Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting menyatakan kesiapan pihaknya menjadi mitra strategis Pemko Medan dalam mempromosikan potensi wisata Kota Medan.

Tayang:
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/DEDY
Bangunan Bersejarah. Penampakan Gedung Warenhuis yang direnovasi oleh Pemko Medan, di Jalan Hindu (sekarang Jalan Ahmad Yani VII), kawasan Kesawan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN– Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memoles sejumlah ikon bersejarah seperti Lapangan Merdeka, Kawasan Kota Tua Kesawan, dan Gedung Warenhuis untuk dijadikan destinasi wisata berkelas dunia. Hingga kini, Warenhuis, Kesawan, Lapangan Merdeka masih berproses direvitalisasi dan penataan, Kamis (14/5/2026) 

Upaya itu diperkuat melalui kolaborasi antara Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Medan dengan Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) dalam rangka memperluas promosi pariwisata Kota Medan.

Komitmen tersebut terungkap saat audiensi pengurus PWPM periode 2026–2029 yang dipimpin Ketua Muhammad Edison Ginting dengan Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, M Odi Anggia Batubara. 

Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting menyatakan kesiapan pihaknya menjadi mitra strategis Pemko Medan dalam mempromosikan potensi wisata Kota Medan.

“Kami siap mendukung publikasi destinasi wisata Kota Medan agar semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kota Medan punya potensi wisata kota dan sejarah,” katanya, Kamis kepada Tribun-Medan.com, (14/5/2026). 

PWPM juga mengusulkan pelaksanaan lomba karya tulis jurnalistik bertema pariwisata untuk mendorong promosi destinasi wisata secara kreatif dan berkelanjutan. Usulan tersebut mendapat sambutan positif dari Dinas Pariwisata Kota Medan dan akan dibahas lebih lanjut dalam program kerja mendatang.

Dalam pertemuan itu, Kadispar Medan, Odi Batubara menegaskan bahwa revitalisasi Lapangan Merdeka, kawasan Kesawan, dan Warenhuis menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas Kota Medan sebagai tujuan wisata unggulan.

“Kota Medan sedang berbenah. Revitalisasi Lapangan Merdeka dan Gedung Warenhuis menjadi langkah strategis untuk menghadirkan wajah baru pariwisata Kota Medan,” ujar Odi.

Menurutnya, Medan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata kelas dunia, bukan lagi sekadar kota persinggahan bagi wisatawan yang datang ke Sumatera Utara.

“Setiap event yang digelar sekarang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi alat promosi yang mampu menghasilkan konten kreatif untuk dipasarkan hingga ke tingkat internasional,” katanya.

Odi menjelaskan, Dispar Medan terus mengembangkan lima Kawasan Strategis Pariwisata (KSP) berdasarkan Peraturan Wali Kota Medan Nomor 23 Tahun 2025.

Selain kawasan Kesawan dan Lapangan Merdeka, KSP lainnya mencakup Taman Cadika dan Medan Zoo, kawasan heritage Istana Maimun dan Masjid Raya Al Mashun, hingga kawasan wisata bahari dan sejarah di Medan bagian utara.

Salah satu program yang dinilai berhasil adalah Car Free Night (CFN) di Kota Lama Kesawan yang setiap akhir pekan ramai dikunjungi masyarakat.

“Antusiasme masyarakat terhadap Car Free Night menunjukkan bahwa wisata perkotaan di Medan memiliki daya tarik yang sangat besar,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, Pemko Medan optimistis sektor pariwisata terus tumbuh, seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel di ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut. 

(Dyk/Tribun-Medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved