Berita Medan

Menjelajah untuk Bercerita, Perjalanan Ima Menjadi Travel Content Creator

Namun di balik konten-konten menarik yang tampil di layar, ada proses panjang yang sering kali tak terlihat.

Tayang:
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
IST
CONTENT CREATOR- Imaniah atau Ima, travel content creator asal Perbaungan yang menemukan jati diri melalui dunia traveling. Melalui konten storytelling dan perjalanan, ia membawa misi memperkenalkan keindahan alam serta budaya Indonesia kepada lebih banyak orang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Media sosial telah membuka banyak peluang baru bagi anak muda untuk berkembang.

Bukan sekadar ruang hiburan, platform digital kini menjadi tempat membangun identitas, relasi, hingga karier.

Namun di balik konten-konten menarik yang tampil di layar, ada proses panjang yang sering kali tak terlihat.

Hal itulah yang dialami Imaniah atau yang akrab disapa Ima.

Perempuan kelahiran Perbaungan, 15 Desember 1999 ini harus melalui perjalanan cukup panjang sebelum akhirnya menemukan identitasnya sebagai seorang travel content creator.

Lulusan UINSU yang memiliki hobi traveling, membaca buku, dan menonton ini mengaku perjalanan kontennya tidak langsung mengarah pada dunia traveling seperti sekarang.

Ia memulai langkahnya di media sosial pada tahun 2020 saat pandemi Covid-19 berlangsung.

Ketika banyak orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, Ima mulai aktif membuat konten bertema beauty.

“Aku awalnya membuat konten makeup dan lipsync karena memang suka dunia beauty. Tapi lama-lama aku merasa menjadi beauty creator membutuhkan effort dan waktu yang cukup besar,” ujarnya.

Saat itu ia merasa masih ingin mengeksplor banyak hal lain yang lebih dekat dengan kehidupannya sehari-hari.

Perjalanan tersebut kemudian membawanya mencoba berbagai jenis konten lain. Mulai dari konten motivasi hingga edukasi seperti tips mendapatkan beasiswa, public speaking, cara menjadi MC, bagaimana perempuan membawa diri, sampai penggunaan media sosial secara bijak.

Ubah Dokumentasi Pribadi jadi Konten

Namun semakin banyak mencoba, semakin ia merasa ada sesuatu yang belum benar-benar ditemukan.

“Tahun 2023 konten traveling yang sebelumnya hanya jadi dokumentasi pribadi mulai aku seriuskan. Ternyata responsnya cukup baik,” katanya.

Dari situ Ima mulai menyadari bahwa traveling bukan sekadar hobi atau dokumentasi perjalanan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved