Berita Medan

Kue Tradisional Nusantara Hadir dengan Konsep Modern di Medan

Gulojowo menghadirkan sekitar 75 jenis kue tradisional Nusantara yang dikemas dengan tampilan lebih kekinian dan menarik.

Tayang:
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Husna Fadilla Tarigan
JAJANAN TRADISIONAL- Beragam jajanan tradisional Nusantara dipajang dengan konsep modern di salah satu pusat perbelanjaan Kota Medan, Minggu (24/5/2026). Kehadiran kue tradisional dalam kemasan kekinian menjadi upaya mendekatkan kuliner khas Indonesia kepada generasi muda. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Di tengah menjamurnya kafe dan berbagai hidangan penutup modern, jajanan tradisional ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat, termasuk kalangan anak muda.

Hal itu terlihat dari konsep yang dihadirkan Gulojowo melalui pembukaan outlet keduanya di Sun Plaza Medan.

Mengusung konsep membawa jajanan tradisional ke pasar modern, Gulojowo menghadirkan sekitar 75 jenis kue tradisional Nusantara yang dikemas dengan tampilan lebih kekinian dan menarik.

Manager Toko Gulojowo, Lilis, mengatakan konsep tersebut muncul setelah melihat tingginya minat masyarakat Medan terhadap kue tradisional saat berbagai kegiatan bazar digelar.

“Konsep yang kami usung adalah membawa kue tradisional ke pasar modern, seperti mal dan pusat dunia modern. Sebelumnya kami cukup sering mengikuti bazar dan ternyata antusias masyarakat Medan terhadap kue tradisional sangat baik,” ujarnya di lantai LG Sun Plaza Medan, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, keberadaan outlet di pusat perbelanjaan juga menjadi cara untuk menjangkau generasi muda yang kini semakin jarang datang ke pasar tradisional.

Beragam jajanan tersaji di etalase, mulai dari klepon, serabi solo, lemper, aneka bubur, gorengan hingga jamu tradisional.

Meski menghadirkan berbagai kue Nusantara, Gulojowo lebih banyak menampilkan jajanan khas Jawa yang selaras dengan identitas dan latar belakang keluarga pendirinya.

Lilis menyebut ada tiga menu yang menjadi andalan yakni Gula Jahe, Klepon dan Serabi Solo. Menu tersebut dinilai masih cukup jarang ditemukan di Medan sehingga menjadi ciri khas tersendiri.

Produk dijual mulai Rp7 ribu dan dibuat segar setiap hari tanpa bahan pengawet. Dalam sehari, produksi yang dilakukan bahkan dapat mencapai ribuan kue.

“Kami ingin kue tradisional tetap relevan dan menarik di tengah konsep pasar modern,” katanya.

(cr26/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved