Medan Terkini

6.100 Koperasi Merah Putih Sudah Terbentuk, 353 Gerai Sudah Beroperasi di Sumut

Plt Kepala Dinas Koperasi UKM Sumut, Ady Putra Parlaungan mengatakan,  sebanyak 6100 koperasi merah putih sudah terbentuk di Sumut.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
Ilustrasi/ChatGPT
KOPERASI MERAH PUTIH - Ilustrasi Koperasi Merah Putih- Sebanyak 6100 Koperasi Merah putih telah terbentuk. 363 diantaranya sudah mulai beroperasi di Sumut,Selasa (26/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Sumut, Ady Putra Parlaungan mengatakan,  sebanyak 6100 koperasi merah putih sudah terbentuk di Sumut.

Dijelaskan Ady, dari sisi akuntabilitas, 98 persen dari koperasi yang terbentuk sudah terintegrasi dalam sistem digital Simkopdes (Sistem Informasi Koperasi Desa). 

Dikatakannya, saat ini sedang dilakukan percepatan infrastruktur yaitu pembangunan fisik dan gerai KDKMP.

“Saat ini telah terbentuk total 6.100 badan hukum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di 33 kabupaten/kota se- Sumatera Utara,” ucapnya, Selasa (26/5/2026).

Dikatakannya Sebanyak 1.685 titik lahan sedang dalam proses pembangunan dan  353 gerai sudah selesai 100 persen  dan siap melayani masyarakat 

"Koperasi yang sudah berjalan tidak hanya menjadi lembaga keuangan, melainkan juga pusat ekonomi desa dengan adanya 337 gerai sembako, apotek, hingga klinik desa," ucapnya. 

Namun, ia tak merinci data lokasi lengkap 337 gerai koperasi merah putih yang sudah mulai beroperasi tersebut.

"Bahkan, di beberapa daerah progres pembangunan sangat  cepat dilakukan seperti contohnya Labuhanbatu Selatan, progresnya sangat menggembirakan dengan persentase  mencapai lebih dari 64 persen  dari target," jelasnya.

Diterangkannya, target pembangunan bukan hanya fisik bangunan koperasi, tetapi juga kesiapan kelembagaan dan keberlanjutan usaha. 

“Kami terus mendorong agar koperasi yang sudah dibangun dapat segera beroperasi dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Dijelaskannya, pihaknya saat ini fokus  pada penguatan SDM koperasi mengingat sebagian besar pengurus masih membutuhkan pelatihan teknis dan pendampingan kelembagaan dan kemitraan.

Adi mengatakan, pembinaan intensif akan terus dilakukan agar modal kolektif yang sudah terkumpul dari simpanan anggota dapat dikelola secara profesional untuk kesejahteraan warga Sumatera Utara.

“Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis koperasi Merah Putih dapat segera hadir sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat dan ekosistem simpan pinjam serta unit layanan lainnya,"jelasnya.

(Cr5/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved