Berita Medan
DPC Gerindra Kota Medan Respon Pencopotan Dadan Sebagai Kepala BGN, Ihwan: Penyegaran
Pencopotan Dadan sebagai pimpinan di program Makan Bergizi Gratis (MBG), banyak mendapatkan reaksi beragam dari masyarakat.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Presiden Prabowo Subianto, baru saja mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizin Nasional (BGN).
Pencopotan Dadan sebagai pimpinan di program Makan Bergizi Gratis (MBG), banyak mendapatkan reaksi beragam dari masyarakat.
Kabar pencopotan Dadan, direspon mulai dari masyarakat umum hingga ke tingkat para pejabat. Sebagian besar respon yang dikeluarkan masyarakat, terlihat mendukung langkah Prabowo memberhentikan Dadan yang telah menjabat sebagai Kepala BGN sejak awal ini.
Bukan tanpa alasan, dalam kepemimpinannya Dadan dianggap membuat sejumlah terobosan yang tak berpihak kepada masyarakat.
Dimana dengan sejumlah proyek yang dibuat oleh Dadan, dianggap tak berdampak langsung pada penyelenggaraan MBG.
Selain masyarakat, pencopotan Dadan juga direspon oleh para petinggi Partai Politik (Parpol). Salah satunya ialah Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, H.M Ihwan Ritonga, yang memberikan dukungan pencopotan Dadan.
"Terkait pencopotan Kepala BGN, kita lihat ini memang suatu langkah dari bapak Presiden yang kita lihat mendengar keluhan-keluhan dari tingkat bawah," ujar Ihwan, Rabu (3/6/2026).
Sebagaimana diketahui, penyelenggaraan MBG yang diurus oleh BGN sebagai penyelenggara sejauh ini masih banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat.
Terutama dari hal-hal yang bersifat menurunnya kualitas MBG, pengawasan kualitas makanan, tata kelola dan pengawasan anggaran, standarisasi dapur dan fasilitasnya, efesiensi anggaran, kordinasi pelaksanaan di daerah dan terakhir kepercayaan publik.
"Maka ini merupakan bagian dari tindak lanjut yang dilakukan oleh Presiden untuk bisa membenahi MBG ke depannya.
Karena kita tau, program inikan dibuat untuk memajukan generasi bangsa melalui pemberian makan bergizi bagi para penerima manfaatnya.
Sehingga, karena adanya keluhan yang bersumber langsung dari tingkat bawah maka diperlukan adanya penyegaran," katanya.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumut ini mengatakan, sebagai langkah penyegaran dikabarkan bersih-bersih di badan BGN tak hanya menyasar ke Dadan. Informasi yang didapat, ada beberapa nama lainnya yang nantinya akan turut dibersihkan.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan program bersih-bersih di tubuh BGN di tingkat pusat nantinya akan berdampak hingga ke tingkat daerah.
Sehingga, bagi para pihak yang dilaporkan diduga bermain dalam penyegaran MBG akan ikut memperbaiki kinerjanya.
"Tentunya nantinya oknum-oknum yang masih berniat bermain akan ikut arus untuk bisa memberikan pelayanan maksimal kepada para penerima manfaat MBG," pungkasnya.
(mns/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Komisi IV DPRD Medan Soroti Dugaan Limbah Pabrik Kecap, Dewan Minta DLH Serius Mengawasi |
|
|---|
| Dapat Bagian 700 Ribu untuk Beli Sabu, Rafly Tak Berkutik Diamankan Usai Curi Motor |
|
|---|
| Hanya 2x24 Jam, Polsek Medan Area Bekuk Remaja 16 Tahun Pencuri Motor di Bawah Jembatan |
|
|---|
| Aksi Nekat Pria Diduga Maling Terekam CCTV, Tablet Rp6 Juta Raib dari Rumah Makan di Medan Barat |
|
|---|
| Polisi Selidiki Remaja Kena Begal Modus Tuduh Lakukan Penganiayaan di Deli Tua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/IHWAN-RITONGA-Ketua-DPC-Partai-Gerindra-Kota-Medan-Ihwan-Ritonga.jpg)