Medan Terkini

Mahasiswa UINSU Diduga Dianiaya Senior hingga Pelipis Robek dan Mata Pendarahan

Seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Fakultas Akutansi Syariah, Tuah Siagian (22).

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
MAHASISWA DIANIAYA - Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Fakultas Akutansi Syariah, Tuah Siagian (22), diduga menjadi korban penganiayaan senior di kampus, saat diwawancarai, Sabtu (13/6/2026). Akibatnya bagian pelipis sebelah kiri perantau asal Tanjung Balai ini robek, dan bagian matanya sempat pendarahan. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Fakultas Akutansi Syariah, Tuah Siagian (22), diduga menjadi korban penganiayaan senior di kampus.

Akibatnya, bagian pelipis sebelah kiri perantau asal Tanjung Balai ini robek, dan bagian matanya sempat pendarahan.

Tuah Siagian mengatakan, terduga pelakunya ialah Yasri Hidayat, kakak kelas di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Ia mengatakan, penganiayaan dipicu permasalahan sepele pada Senin 18 Mei 2026 lalu, di gedung Bursa Efek Indonesia, cabang Sumatera Utara, Jalan Ir Juanda Medan.

Saat itu, mereka sedang menggelar seminar, dan ia diminta melakukan registrasi ke aplikasi saham.

Namun, karena kartu tanda penduduk (KTP) ketinggalan, ia terpaksa kembali ke indekosnya.

Disini, terduga pelaku sudah berbicara dengan nada membentak, dan terkesan memberikan ancaman.

Karena tak mau ribut, korban pulang ke indekosnya untuk mengambil KTP, lalu kembali lagi.

"Jadi saudara Yasri ini, memperingatkan saya dengan nada yang tinggi, nadanya terlalu ngegas sekali, sehingga saya kan merasa tersinggung,"kata Tuah Siagian, Sabtu (13/6/2026).

Begitu seminar selesai, Tuah sempat mendatangi terduga pelaku, menanyakan kenapa ia seperti merendahkan.

Bukannya meminta maaf, karena merasa lebih senior, terduga pelaku malah mengajak berkelahi.

"Kemudian dia langsung nggak senang, ngajak ribut, ngajak berantem. Jadi kami ribut, adu mulut pas di lokasi dan dipisahlah sama kawan-kawan dan kami pulanglah."

Dua hari kemudian, tepatnya Rabu 20 Mei, korban dan terduga pelaku bertemu di area kantin gedung Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Jalan Sutomo Medan.

Kemudian, korban didorong ke ruangan kosong, dan disinilah ia diduga dihajar bertubi-tubi.

Disini, rekan-rekan terduga pelaku juga menyaksikan korban dihajar.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved