Berita Viral

TRAGEDI Demo Hari Ini: Viral Video Mobil Brimob Tabrak Driver Ojol

Video yang menampilkan detik-detik seorang driver ojek online (ojol) ditabrak mobil brimob hingga terseret beberapa meter.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: AbdiTumanggor
Tangkapan Layar Video
Viral di media sosial video yang menampilkan detik-detik seorang driver ojek online (ojol) ditabrak mobil brimob hingga terseret beberapa meter. Peristiwa ini diduga terjadi saat pembubaran demonstrasi di kawasan Pejompongan, DKI Jakarta, Kamis (28/8/2025) sore. (Tangkapan Layar Video) 

Presiden Partai Buruh dan KSPI, Said Iqbal, menyebut aksi ini sebagai "Hostum" atau Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah, dan menyampaikan enam tuntutan utama:

  • Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah
  • Stop PHK: Bentuk Satgas PHK
  • Reformasi Pajak Perburuhan
  • Sahkan RUU Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law
  • Sahkan RUU Perampasan Aset
  • Revisi RUU Pemilu: Redesain Sistem Pemilu 2029

Massa buruh dari berbagai daerah seperti Cikarang, Cikupa, Bogor, Depok, Pulo Gadung, dan Sunter bergerak menuju lokasi aksi melalui jalan tol dan jalan raya.

Aksi serempak juga digelar di berbagai provinsi seperti Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Banda Aceh, Batam, Bandar Lampung, Banjarmasin, Pontianak, Samarinda, Makassar, dan Gorontalo.

Sebanyak 4.531 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemda dikerahkan untuk mengamankan aksi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengimbau agar aksi dilakukan secara damai dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Ia juga memperingatkan massa agar tidak memasuki ruas tol demi keselamatan.

Pada Kamis (28/8), aksi demonstrasi sempat ricuh saat mahasiswa dan elemen masyarakat mengambil alih protes di Gedung DPR. Massa mahasiswa menentang fasilitas dan tunjangan mewah anggota DPR.

Kericuhan terjadi sekitar pukul 15.17 WIB ketika massa berusaha menerobos gerbang DPR. Polisi merespons dengan tembakan air dan meriam air (water canon), menyebabkan massa berhamburan dan menyeberang jalan tol.

Hingga pukul 17.00 WIB, bentrokan masih terjadi di sekitar Stasiun Palmerah. Massa melempar kembang api dan batu ke arah aparat, sementara polisi terus berupaya membubarkan kerumunan.

Kericuhan berdampak pada layanan transportasi, termasuk penghentian sementara perjalanan KRL Commuter Line lintas Tanah Abang – Palmerah karena kerumunan massa di jalur rel.

pedagang saat demo dpr
DEMO DPR - Pedagang otak-otak di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, tetap berjualan di tengah unjuk rasa, Kamis (28/8/2025). (Tribunnews.com/Alfarizy AF)

Bentrok Aksi Buruh di Depan DPR, Pedagang Otak-Otak Tetap Bertahan

Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis petang, berujung bentrok antara massa aksi dan aparat kepolisian. Kericuhan yang bermula di halaman parlemen meluas hingga ke kawasan Slipi, Palmerah, dan Pejompongan, sekitar 3 kilometer dari titik awal.

Bentrok pecah sekitar pukul 15.00 WIB saat massa dari berbagai elemen mulai memanjat pagar DPR. Beberapa peserta aksi merusak fasilitas, termasuk membakar kabel saklar dan tiang. Aparat kepolisian merespons dengan tembakan gas air mata dan semprotan air dari mobil water cannon.

Meski hujan sempat turun selama 10–15 menit, situasi tetap tidak terkendali. Setelah hujan reda, polisi memukul mundur massa aksi. Aparat merangsek keluar dari kompleks DPR, membuat massa berhamburan ke arah Gelora Bung Karno, jembatan penyeberangan Gatot Subroto, hingga Semanggi.

Dengan tameng dan gas air mata, polisi terus bergerak ke arah massa. Beberapa petugas berpakaian sipil terlihat mengejar dan menangkap peserta aksi, lalu menggiring mereka ke pos polisi di dalam gedung DPR. Hingga sore hari, kericuhan masih berlangsung di sejumlah titik. Ketegangan menyebar ke Slipi, Palmerah, dan Pejompongan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved