Berita Nasional
Pengakuan Lengkap DPR Soal Tunjangan yang Memicu Kemarahan Publik hingga Tewasnya Sopir Ojol Affan
Respons yang dinilai arogan dan tidak empatik memicu demonstrasi besar pada 25 dan 28 Agustus
“Kalau Rp3 juta dikali 26 hari kerja, berarti Rp78 juta. Jadi kalau terima Rp50 juta, mereka masih nombok.”
Klarifikasi: Ia menyebut tunjangan Rp50 juta sebagai kompensasi atas penghapusan rumah dinas dan menegaskan tidak ada kenaikan gaji.
3. TB Hasanuddin – Anggota Komisi I DPR RI
“Take home pay DPR bisa lebih dari Rp100 juta. So what gitu loh.”
Disampaikan di Senayan, 12 Agustus 2025, dan dikutip oleh sejumlah media daring.
Klarifikasi: Belum ada pernyataan resmi atau permintaan maaf terbuka. Informasi soal penyesalan atau pelintiran ucapan masih dalam penelusuran dan belum terkonfirmasi secara publik.
4. Nafa Urbach – Anggota Komisi IX DPR RI
“Saya aja yang tinggal di Bintaro, itu macetnya luar biasa. Kalau saya tinggal di rumah dinas DPR, saya bisa lebih cepat sampai kantor dan kerja lebih maksimal.”
Disampaikan melalui siaran langsung di TikTok dan Instagram, 22 Agustus 2025. Pernyataannya memicu kritik karena dianggap tidak peka terhadap kondisi rakyat yang harus berdesakan di transportasi umum.
Permintaan Maaf: Malam itu juga, Nafa menyampaikan: “Guyss maafin aku yah kalau statement aku melukai kalian. Tapi percayalah aku nggak akan tutup mata untuk rakyat di dapil aku.”
5. Puan Maharani – Ketua DPR RI
“Besaran Rp50 juta sudah dikaji dan disesuaikan dengan harga properti di Jakarta.” Disampaikan dalam jumpa pers di Senayan, 21 Agustus 2025.
Klarifikasi: Puan menyatakan DPR siap mengevaluasi kebijakan jika ditemukan ketidaksesuaian. Ia juga membantah narasi viral soal gaji Rp3 juta per hari:
“Nggak ada kenaikan gaji. Hanya sekarang DPR sudah tidak mendapatkan rumah jabatan, namun diganti dengan kompensasi uang rumah.”
6. Mukhamad Misbakhun – Ketua Komisi XI DPR RI
“Angka Rp50 juta itu ditentukan oleh Menteri Keuangan. DPR hanya menerima.”
Disampaikan di Kompleks Parlemen, 22 Agustus 2025. Pernyataannya dianggap melempar tanggung jawab dan memperkuat citra DPR sebagai lembaga yang tidak transparan.
Sedih Tangis Zukilfi, Ayah Affan Sopir Ojol Dilindas Mobil Brimob: Putus Sekolah Demi Cari Nafkah |
![]() |
---|
Pengakuan Bripka R Sopir Mobil Brimob Pelindas Affan Sopir Ojol: Kalau Saya Berhentikan, Habis, Pak |
![]() |
---|
Peran Kompol Cosmas, Perwira di Dalam Mobil Brimob Penabrak Affan, Ini Tampangnya |
![]() |
---|
Fakta Sosok F, Namanya Tak Ada Dalam Daftar Tersangka Kasus Pembunuhan Ilham Kacab Bank |
![]() |
---|
Isi Permintaaan Maaf Kapolri hingga Istana, Affan Driver Ojol Tewas Dilindas Mobil Brimob |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.