Banjir Bandang Tapanuli

Kabar Baik Jalan Sipirok ke Tarutung Sudah Mulai Bisa Dilalui, Begini Kondisinya Sekarang

Jalan nasional penghubung Sipirok ke Tarutung ini perlahan mulai terbuka dan bisa dilalui kendaraan.

IST
JALAN LUMPUR - Kondisi jalan lintas penghubung Tapsel ka Taput perlahan sudah bisa dilalui, Senin (1/12/2025). Sebelumnya jalan ini penuh lumpur akibat longsor yang terjadi pada 25 November 2025. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kabar baik jalan dari Tapanuli Selatan (Tapsel) ke Tapanuli Utara (Tapur) sudah mulai bisa dilalui. 

Jalan nasional penghubung Sipirok ke Tarutung ini perlahan mulai terbuka dan bisa dilalui kendaraan.

Sebelumnya jalan ini terputus total. Jalan penuh lumpur akibat longsor. 

Tak hanya itu, jalur darat yang menghubungkan Sumatera Utara  dengan Sumatera Barat, yang juga sempat terputus karena longsor, kini mulai terbuka.

alat berat sudah diturunkan untuk membersihkan sisa material bencana yang sempat menutup badan jalan.

Pada Senin (1/12/2025), tepatnya di Kabupaten Tapanuli Selatan, Jalan Lintas Tarutung Kilometer 12, Dusun Bulu Payung, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok hingga Batu Jomba, sejumlah alat berat dikerahkan untuk membuka akses. 

Petugas lapangan juga melakukan pembersihan material secara semi-manual menggunakan sekop dan alat bantu lainnya.

Dari proses pembukaan jalur ini, sudah ada 11 titik yang kini dapat dilalui oleh jenis kendaraan tertentu dengan kecepatan terbatas.

Sisanya, hanya tinggal beberapa titik saja yang ditargetkan akan dapat pulih dalam waktu yang tak begitu lama.

Sejumlah kendaraan mulai sepeda motor hingga mini sedan telah dapat menjangkau lebih jauh dari jarak yang sebelumnya tertutup.

Masyarakat yang sebelumnya terisolasi kini mulai mengakses jalur dan kebutuhan logistik dapat didistribusikan secara maksimal oleh pemerintah dan relawan.

Sementara, di jalur Tarutung-Sibolga, pembukaan akses jalan ini juga memberikan dampak yang nyata bagi warga maupun lintas sektor kementerian/lembaga dalam penanganan darurat bencana.

Titik yang sudah dapat ditembus dari jalur ini telah sampai di Dusun Sibalanga Jae atau lebih tepatnya di depan Kantor Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting.

Usai akses mulai terbuka, distribusi logistik kepada warga terdampak di pengungsian pun dapat dilengkapi sesuai kebutuhan.

Di samping itu, terjangkaunya akses ini juga memudahkan tim operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) dalam melakukan tugasnya dengan armada yang lebih lengkap.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved