Berita Viral

SELENGKAPNYA Daftar Nama 43 Kajari Dicopot oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin

Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan mutasi terhadap 43 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.

Editor: AbdiTumanggor
HO
Jaksa Agung ST Burhanuddin mutasi 43 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) per Desember 2025. (HO) 

41. Budi Triono sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara

42. Abvianto Syaifulloh sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah

43. Olan Laurance Hasiholan Pasaribu sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo.

Tiga di Antaranya Sempat Menjadi Sorotan

Dalam surat rotasi yang diterima Tribunnews.com, setidaknya terdapat tiga posisi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang sebelumnya menjadi sorotan lantaran sempat diisukan terlibat kasus hukum termasuk terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

Kajari Kabupaten Tangerang, Afrillyanna Purba, dimutasi sebagai Kepala Bidang Manajemen Sumber Daya Kesehatan Yustisial pada Pusat Kesehatan Yustisial Kejaksaan Agung. Posisinya digantikan oleh Fajar Gurindro yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Lampung.

Pergantian Afrillyanna Purba ini tak berselang lama setelah anak buahnya, yakni Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kabupaten Tangerang yakni Herdian Malda Ksastria ditetapkan tersangka oleh Kejagung akibat kasus pemerasan terhadap warga negara (WN) Korea Selatan.

Kajari Hulu Sungai Utara yang kini diemban oleh Budi Triono, yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Riau. Budi menggantikan Albertinus Napitupulu yang sebelumnya terjaring operasi senyap KPK akibat terjerat kasus korupsi berupa pemerasan terhadap beberapa pejabat daerah di wilayah Kalimantan Selatan.

Kajari Kabupaten Bekasi, posisi yang tadinya dijabat oleh Eddy Sumarman itu kini berganti kepada Semeru yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara. Meski begitu dalam surat rotasi dan mutasi tersebut, tidak tertera posisi yang akan diisi oleh Eddy pasca dicopot dari jabatan Kajari Kabupaten Bekasi. 

Adapun sebagai informasi, rumah Eddy Sumarman sempat disegel oleh penyidik KPK buntut OTT yang dilakukan lembaga antirasuah itu terhadap Bupati Bekasi Ade Kuswara. Kendati demikian, hingga kini belum diketahui pasti keterkaitan Eddy dalam perkara yang menjerat Ade Kuswara tersebut.

(*/Tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Baca juga: SOSOK dan Profil Johnny Wiliam Pardede Jabat Aspidsus Kejaksaan Tinggi Sumut

Baca juga: Mutasi Besar di Kejaksaan, J Pardede Jabat Aspidsus Kejati Sumut dan Ridwan Pimpin Kejari Medan

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved