Website Palsu BCA

AWAS! Muncul Website Palsu BCA, Ini Cirinya dan Pastikan Nomor Halo BCA yang Asli

Seluruh nasabah BCA diimbau untuk berhati-hati terhadap kemunculan website palsu BCA yang berpotensi pishing.

Editor: Array A Argus
Pinterest/Ahmad Musyadad Aminullah
ATM BCA- Ilustrasi sebuah gerai ATM BCA yang biasa digunakan untuk penarikan uang tunai. 

Ringkasan Berita:
  •  PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengimbau seluruh nasabah untuk mewaspadai adanya aksi pishing dengan modus website BCA palsu
  • Dalam kasus ini, sudah ada nasabah yang menjadi korban
  • Nasabah diminta tidak sembarangan mengklik link, dan harus cermat memperhatikan alamat website yang ada
  • Jangan sembarangan memberi kode OTP dan sejenisnya

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Seluruh nasabah PT Bank Central Asia Tbk (BCA) diimbau untuk berhati-hati terhadap munculnya website palsu BCA.

Sebab, sudah ada nasabah yang menjadi korban.

Agar tidak menjadi korban selanjutnya, para nasabah diminta tidak sembarangan mengklik sesuatu.

Baca juga: Link Video Botol Golda Tanpa Sensor Viral, Waspadai Scamming dan Pishing

Jika merasa ragu, nasabah sebaiknya menggunakan layanan Halo BCA di nomor 1500888 (tanpa awalan 021, +0621, atau tambahan lainnya).

Nasabah juga bisa menggunakan layanan WhatsApp Bank BCA 08111500998 (bertanda centang biru), Instagram @goodlifebca (centang biru), serta website resmi www.bca.co.id.

OPERASIONAL BCA- PT BCA melakukan penyesuaian jadwal operasional mereka selama libur Natal dan Tahun Baru 2026.
OPERASIONAL BCA- PT BCA melakukan penyesuaian jadwal operasional mereka selama libur Natal dan Tahun Baru 2026. (Pinterest/Viwww)

Nasabah Korban Pishing

Sejumlah nasabah melaporkan adanya tindakan pishing yang dilakukan orang tidak bertanggungjawab.

Baca juga: Waspadai Penipuan Subsidi Indomaret Jelang Akhir Tahun, Awas Kena Pishing

Pishing adalah jenis penipuan online, di mana pelaku menyamar sebagai pihak tepercaya untuk mencuri data sensitif seperti password, nomor kartu, atau informasi pribadi.

Istilah ini mirip "fishing" (memancing), karena penipu melempar umpan via email, SMS, atau situs palsu agar korban terpancing.

Dalam kasus yang dialami nasabah BCA, nasabah mengalami kerugian hingga miliaran rupiah karena menjadi korban pishing lewat website palsu yang mengatasnamakan BCA.

Baca juga: Link Video Viral Andini Permata Diburu Warganet, Scamming dan Pishing Mengintai Penonton

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn mengatakan, perseroan telah berkomunikasi dengan nasabah yang terdampak serta melakukan investigasi lebih lanjut terkait laporan tersebut.

“Berdasarkan kronologis yang disampaikan nasabah dan hasil penelusuran yang kami lakukan, kejadian ini merupakan modus penipuan phishing melalui situs web palsu,” ujar Hera dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (25/1/2026), dikutip dari Kontan.co.id.

Hera menegaskan, berdasarkan hasil penelusuran internal, sistem BCA dipastikan berada dalam kondisi aman.

Baca juga: Situs Slot Gacor Marak saat Ramadhan, Bukti Judi Online Masih Merajalela, Waspadai Scam dan Pishing

Meski demikian, BCA tetap mengimbau nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap situs yang bukan merupakan website resmi BCA.

BCA juga mengingatkan nasabah agar tidak pernah membagikan data perbankan yang bersifat rahasia, seperti Appli Token Key BCA, PIN, OTP, maupun password, kepada pihak mana pun.

LAYANAN- Saat Natal dan Tahun Baru, BCA menyesuaikan jadwal operrasional layanan sesuai aturan yang dibuat pemerintah.
LAYANAN- Saat Natal dan Tahun Baru, BCA menyesuaikan jadwal operrasional layanan sesuai aturan yang dibuat pemerintah. (Pinterest/Sahal)

Kronologi Kasus Phishing KlikBCA Bisnis

Sebelumnya, beredar laporan di media sosial mengenai nasabah bisnis yang kehilangan dana dalam jumlah besar akibat penipuan phishing.

Baca juga: AYAH Raline Shah Korban Scamming, Uang Ratusan Juta Rahmat Shah Digasak, Berawal dari WhatsApp

Akun Instagram @realmrbert mengungkapkan bahwa korban seharusnya mengakses layanan KlikBCA Bisnis melalui alamat resmi vpn.klikbca.com.

Namun, korban justru terjebak mengakses website palsu dengan alamat yang sangat mirip dengan situs resmi, diawali dengan tulisan “vpk”, serta memiliki tampilan menyerupai website asli KlikBCA Bisnis.

Akibatnya, dana yang ditransfer tidak masuk ke rekening tujuan, melainkan berpindah ke rekening milik pelaku penipuan.

Baca juga: Profil Kani Dwi Hariyani, Staf Media Prabowo Subianto yang Kena Love Scamming Hingga Puluhan Juta

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved